Pencarian

Mekar Gandeng Future Fuel Kembangkan Rantai Nilai SAF Lintas Negara

Sabtu, 12 September 2026 • 08:32:31 WIB
Mekar Gandeng Future Fuel Kembangkan Rantai Nilai SAF Lintas Negara
Penandatanganan kerja sama Mekar Ecosystem dan Future Fuel Limited di sela 11th Belt and Road Summit di Hong Kong, 9 September 2026.

SULAWESI UTARA — Mekar Ecosystem memperluas jejak bisnisnya ke sektor energi berkelanjutan melalui kerja sama lintas negara dengan Future Fuel Limited. Penandatanganan dilakukan di sela 11th Belt and Road Summit di Hong Kong, 9 September 2026, dan mencakup pengembangan rantai nilai Sustainable Aviation Fuel (SAF) dari hulu ke hilir.

Kerja sama ini menyambungkan sumber daya serta kapabilitas produksi bahan baku di Indonesia dengan ekosistem penerbangan, keuangan, dan inovasi di Hong Kong. Bagi Mekar, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menghubungkan modal, teknologi, dan aset produktif ke sektor riil.

Cakupan Kerja Sama: dari Lipid hingga Pabrik SAF

Ruang lingkup kemitraan cukup luas dan menyentuh beberapa mata rantai sekaligus, mulai dari pengumpulan bahan baku hingga investasi fasilitas produksi. Berikut rinciannya:

  • Pengumpulan, pengolahan, dan ekspor lipid serta green feedstocks dari Indonesia
  • Perdagangan dan pasokan certified green ethanol
  • Pendirian Alcohol-to-Jet Research and Development Centre di Hong Kong
  • Investasi fasilitas produksi SAF di Hong Kong
  • Transfer teknologi dan dukungan operasional untuk fasilitas produksi SAF di Indonesia

Kombinasi ini menempatkan Indonesia sebagai pemasok bahan baku sekaligus penerima alih teknologi, sementara Hong Kong berperan sebagai pusat riset dan pengolahan. Model tersebut lazim dipakai untuk mempercepat transfer kapabilitas produksi tanpa harus membangun seluruh rantai dari nol di satu negara.

Alasan Strategis di Balik Kemitraan

CEO PT Mekar Investama Teknologi Pandu Aditya Kristy menyebut kemitraan ini sebagai langkah memperluas peluang perseroan di sektor energi berkelanjutan. Menurutnya, strategi tersebut memperkuat konektivitas antara sumber daya, teknologi, modal, dan aset produktif.

"Kami bersyukur atas berbagai pencapaian Mekar dalam rangkaian kegiatan ini. TOP GRC Awards 2026 menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan serta keberlanjutan bisnis, sementara kemitraan dengan Future Fuel Limited menunjukkan langkah nyata kami dalam membawa pendekatan tersebut ke sektor riil, khususnya melalui pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan sustainable energy," ujar Pandu dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Pandu menilai model bisnis berbasis ekosistem yang dibawa Mekar ke sektor energi punya prospek pertumbuhan jangka panjang. Sektor SAF sendiri tengah menjadi perhatian karena tekanan global terhadap maskapai untuk menurunkan emisi karbon dari bahan bakar aviasi konvensional.

Posisi Mekar di Ekosistem Family Office

Selain ekspansi ke SAF, Mekar juga memperkuat perannya dalam ekosistem family office. Perusahaan menempatkan diri sebagai jembatan antara pemilik modal dan aset produktif, dengan tata kelola serta manajemen risiko sebagai fondasi.

Komitmen itu ditandai dengan perolehan TOP GRC Awards 2026, yang menurut perseroan menjadi penanda penguatan aspek governance, risk, dan compliance. Bagi calon mitra maupun investor, rekam jejak tata kelola menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum menempatkan dana di sektor riil.

Apa Artinya bagi Pasar Energi Hijau

Kesepakatan ini menambah daftar kemitraan lintas negara di rantai pasok SAF, sektor yang masih dalam tahap awal pengembangan di Indonesia. Ketersediaan bahan baku berupa lipid dan green feedstocks menjadi keunggulan yang bisa dimonetisasi, asalkan kapasitas pengolahan dan sertifikasi produk terpenuhi.

Tahap berikutnya bergantung pada realisasi MoU menjadi perjanjian definitif, termasuk struktur investasi fasilitas produksi di kedua negara. Tanpa kepastian pendanaan dan jadwal konstruksi, kerja sama ini masih berstatus komitmen awal. Investasi mengandung risiko.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks