MANADO — Potensi cuaca ekstrem diprediksi menyelimuti hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara dalam tiga hari ke depan. BMKG setempat mengimbau warga untuk mengantisipasi dampak hujan lebat yang berpotensi memicu banjir dan pohon tumbang.
Peringatan dini ini berlaku mulai 7 September hingga 9 September 2026. Kondisi tersebut disebabkan oleh dinamika atmosfer yang masih cukup aktif di wilayah Indonesia bagian utara, termasuk Sulawesi Utara.
Wilayah Terdampak dan Durasi Cuaca Ekstrem
Berdasarkan edaran resmi BMKG Sulut, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang diprakirakan terjadi secara merata. Tidak ada wilayah yang disebutkan secara spesifik lolos dari potensi cuaca buruk ini dalam edaran yang dirilis siang tadi.
BMKG merinci potensi cuaca buruk tersebut berlangsung hampir bersamaan di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta untuk lebih waspada terhadap sambaran petir dan terjangan angin kencang.
Imbauan Antisipasi Dini untuk Warga
Pihak BMKG menekankan pentingnya langkah antisipasi sejak dini agar terhindar dari dampak yang lebih besar. Warga yang tinggal di daerah rawan banjir atau lereng curam diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air maupun tanah longsor.
“Masyarakat diharapkan tetap waspada menyikapi kondisi cuaca sekarang ini, sebabnya perlu untuk diantisipasi awal agar terhindar dari berbagai hal dari dampak cuaca tersebut,” demikian bunyi peringatan yang disampaikan BMKG Sulut.
Para nelayan dan pengguna transportasi laut juga disarankan untuk memantau perkembangan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG sebelum melaut. Kecepatan angin yang meningkat saat hujan deras dapat membahayakan keselamatan pelayaran di perairan Sulawesi Utara.
Kapan Potensi Hujan Lebat Diprediksi Berakhir?
Berdasarkan data yang dirilis, potensi hujan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi konsisten selama tiga hari berturut-turut. Masyarakat diminta untuk tidak lengah meski cuaca terlihat cerah di pagi hari.
BMKG akan terus memperbarui informasi perkembangan cuaca secara berkala. Warga dapat mengakses kanal resmi BMKG Sulut untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai potensi cuaca ekstrem di wilayah masing-masing.