Pencarian

OJK Sulutgo Jemput Bola Edukasi Keuangan Warga Pelosok Desa Lewat Simolek

Jumat, 11 September 2026 • 09:38:02 WIB
OJK Sulutgo Jemput Bola Edukasi Keuangan Warga Pelosok Desa Lewat Simolek
Petugas OJK Sulutgo melayani warga di mobil edukasi dan literasi keuangan (Simolek).

Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Utara dan Gorontalo memperluas edukasi keuangan ke masyarakat lewat mobil edukasi dan literasi keuangan (Simolek) di sejumlah daerah. Program ini menyasar warga yang belum punya akses langsung ke informasi sektor jasa keuangan. Edukasi menyasar hingga pelosok desa, dengan penekanan pada legalitas produk dan risiko investasi.

MANADO — Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) Robert Sianipar menyatakan program Simolek menjadi salah satu upaya pihaknya mendekatkan informasi sektor jasa keuangan kepada masyarakat. Sasaran utamanya adalah warga yang belum memiliki akses atau kesempatan memperoleh edukasi keuangan secara langsung.

Layanan jemput bola itu dijalankan dengan mendatangi masyarakat di berbagai lokasi. Lewat Simolek, warga bisa memperoleh informasi soal produk dan layanan jasa keuangan, termasuk manfaat, risiko, legalitas, serta karakteristik produk sebelum digunakan.

Edukasi Menjangkau Hingga Pelosok Desa

Menurut Robert, kehadiran mobil edukasi membuat jangkauan literasi keuangan lebih luas. "Dengan Simolek edukasi bisa menjangkau masyarakat hingga pelosok desa," katanya.

Pendekatan langsung ke masyarakat dinilai lebih efektif dibandingkan sosialisasi terpusat. Warga bisa bertanya langsung soal produk keuangan yang mereka temui sehari-hari.

Waspadai Investasi Keuntungan Tinggi dalam Waktu Singkat

OJK mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan legalitas lembaga maupun produk jasa keuangan yang ditawarkan. Warga diminta tidak mudah tergiur penawaran investasi atau layanan keuangan yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.

"Masyarakat diminta tidak mudah tergiur dengan penawaran investasi atau layanan keuangan yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat," ujar Robert.

Peringatan itu menyasar praktik jasa keuangan ilegal yang masih ditemui di lapangan. Pemahaman yang cukup soal karakteristik produk diharapkan membuat warga lebih bijak mengambil keputusan keuangan.

Target Literasi Keuangan Meningkat

Melalui program Simolek, OJK berharap literasi keuangan masyarakat semakin meningkat. Peningkatan literasi diyakini mendorong perluasan akses terhadap produk dan layanan keuangan formal.

Upaya jemput bola tersebut menjadi bagian dari komitmen OJK memperkuat literasi dan inklusi keuangan. Tujuannya membangun masyarakat yang semakin cakap mengelola keuangan.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks