BITUNG — Jajaran Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Bitung bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII. Forum lima tahunan itu akan berlangsung di Kantor Walikota Bitung dan menjadi ajang pemilihan Ketua Kwarcab periode 2026-2031.
Dari internal kepramukaan Bitung, nama Kak Julius Ondang S.Pd mencuat ke posisi teratas bursa kandidat. Ia bahkan diprediksi melaju sebagai calon tunggal dalam Muscab nanti.
Siapa Kak Julius Ondang di Pramuka Bitung
Ondang bukan figur baru. Ia tercatat sudah 15 tahun menjabat Sekretaris Kwarcab Pramuka Kota Bitung. Pengalaman panjang itu membuat namanya diperhitungkan di kalangan anggota.
Sebelum aktif di kepramukaan, ia dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bitung dan mantan Kepala SMP 2 Bitung. Sejumlah sumber internal Pramuka Bitung menilai reputasi kinerja serta pengabdiannya sudah teruji.
Bagi mereka, rekam jejak itu membuat Ondang layak memimpin Kwarcab Bitung. Penilaian tersebut disampaikan sejumlah sumber di lingkungan Pramuka Bitung, bukan pernyataan resmi kwartir.
Respons Ondang: Tak Mau Jumawa Sebelum Muscab
Saat ditemui di lapangan, Ondang membenarkan namanya masuk radar calon ketua periode 2026-2031. Ia memilih tidak jumawa karena hasil akhir tetap ditentukan forum Muscab.
"Saya sudah 15 tahun mengenyam Sekretaris Kwarcab Pramuka Kota Bitung. Nanun saya yang saya pegang yaitu selalu disiplin, jujur loyal dan tanggungjawab kerja dan terus belajar memberikan yang terbaik kepada atasan amat terlebih selalu memberi diri dan waktu di Pramuka itu saja," ujar Ondang.
Pernyataan itu disampaikan pria yang juga dikenal sebagai mantan kepala sekolah berprestasi tersebut dengan senyum.
Jadwal dan Tahapan Muscab ke-VIII
Muscab ke-VIII menjadi penentu arah kepengurusan Pramuka Bitung lima tahun ke depan. Pemilihan ketua baru masuk agenda utama pertemuan di Kantor Walikota Bitung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kwarcab Kota Bitung soal jumlah peserta maupun tahapan sidang. Nama-nama yang masuk bursa juga belum dikonfirmasi kwartir.
Yang jelas, posisi Sekretaris Kwarcab yang dipegang Ondang selama 15 tahun membuatnya menjadi figur paling disorot menjelang Muscab. Keputusan akhir tetap berada di tangan peserta forum.