MANADO — Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto hadir langsung dalam forum yang sama, bersama Koordinator Tim Ahli Gubernur Ferdinand Mewengkang dan Kepala Bapenda Sulut June Silangen. Sejumlah kepala daerah mengirim wakilnya, termasuk Wakil Bupati Minahasa Selatan Theodorus Kawatu dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta.
Peserta lain mencakup Sekretaris Daerah dari Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Timur, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Talaud, dan Kepulauan Sitaro, plus Kota Kotamobagu. Hadir pula Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulut Ni Made Ayumulidyawati serta direktur rumah sakit daerah, di antaranya Direktur RS Mata Meilanny Muaja dan Direktur RS ODSK David Kolibu.
Kanal Bayar Diperluas sampai Tokopedia dan SIGNAL
Group Head Operasional Bank SulutGo Nolvy Kilanta memaparkan dukungan perseroan terhadap digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Opsen BBNKB, SWDKLLJ, dan DPWKP. Menurutnya, akses wajib pajak diperluas lewat jaringan kantor cabang dan teller, ATM, mobile banking, BSGdirect, BSGqris Mobile, loket Kantor Bersama Samsat, hingga kanal pihak ketiga seperti Tokopedia dan sistem nasional SIGNAL.
Dukungan teknis mencakup integrasi kode bayar dengan sistem Bapenda, peningkatan standar keamanan siber, pelaporan data real-time, serta rekonsiliasi dan settlement dana harian maupun triwulanan. Nolvy hadir mewakili Direktur Utama PT Bank SulutGo.
Dua Rumah Sakit Daerah Terima Penghargaan QRIS
Di sela forum, Bank SulutGo menyerahkan hadiah pembinaan kepada Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara dan Rumah Sakit Manembo-Nembo Provinsi Sulawesi Utara. Penghargaan diberikan atas keberhasilan kedua rumah sakit mengoptimalkan transaksi QRIS di layanan publik.
Pemprov Sulut menargetkan integrasi ekosistem nontunai ini memperkokoh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Forum diikuti pejabat Eselon III Pemprov Sulut serta kepala UPTD Bapenda dari kabupaten dan kota.
Mengapa Pajak Kendaraan Jadi Pintu Masuk Digitalisasi
PKB dan BBNKB merupakan setoran yang menyentuh langsung warga pemilik kendaraan, sehingga kanal pembayarannya paling cepat diuji efektivitasnya. Dengan kode bayar terhubung ke sistem Bapenda, pencatatan penerimaan bisa dilakukan tanpa jeda dan rekonsiliasi tidak lagi bergantung pada setoran tunai.
Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah demi kemandirian fiskal Sulawesi Utara yang berkelanjutan.