MANADO — Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, dan Kelurahan Sario. Dari dua lokasi itu, 32 KK terdampak di Sindulang Satu dan 7 KK di Sario, sehingga total 39 keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Pemprov Sulut melalui Dinas Sosial Daerah bergerak menyalurkan pemenuhan kebutuhan pokok warga terdampak. Tim di lapangan memprioritaskan logistik bagi korban agar masa pemulihan tidak bertambah berat.
Instruksi Gubernur Yulius: Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kepentingan dan keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Arahan itu menjadi dasar penanganan pascabencana di dua kelurahan tersebut.
Pemprov Sulut mendorong koordinasi intensif dengan pemerintah kota dan pihak terkait. Tujuannya agar distribusi bantuan berjalan tepat sasaran sesuai kebutuhan riil warga di lapangan.
Dua Lokasi Kebakaran, 39 KK Kehilangan Tempat Tinggal
Data yang dihimpun menunjukkan skala dampak berbeda di dua titik. Sindulang Satu mencatat korban terbanyak dengan 32 KK, sedangkan Sario sebanyak 7 KK.
Seluruh korban kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Pemerintah daerah memastikan dukungan logistik dan moral bagi mereka yang menjalani masa sulit pascakebakaran.
Pemprov Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran
Selain fokus pada penanganan korban, Pemprov Sulut mengimbau seluruh lapisan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik dan menggunakan peralatan elektronik secara aman.
Kewaspadaan terhadap segala sumber api juga ditekankan untuk menekan risiko musibah serupa. Imbauan ini menyasar pemukiman padat penduduk yang dinilai lebih rentan terhadap rambatan api.