SULAWESI UTARA — Tudingan soal dugaan penipuan proyek tambang emas dengan kerugian fantastis mendadak ramai di media sosial. Sebuah poster yang menyebar luas di grup-grup WhatsApp dan platform digital lainnya mencatut nama sejumlah pihak dan menyebutkan nominal kerugian hingga miliaran rupiah.
Poster Viral dan Tudingan Miliaran Rupiah
Dalam poster yang beredar, terdapat tudingan mengenai dugaan kerugian mencapai miliaran rupiah. Poster itu juga mengklaim bahwa proyek tambang emas tersebut melibatkan sejumlah pihak tertentu, meski belum ada verifikasi resmi atas klaim tersebut.
Klarifikasi Advokat Marcelino Mewengkang
Menanggapi viralnya poster tersebut, Advokat Marcelino Mewengkang memberikan pernyataan. Ia menyebut bahwa informasi dalam poster itu perlu diklarifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya dan melakukan tabayun atau klarifikasi terlebih dahulu," ujar Marcelino dalam keterangannya, Senin (10/3/2025).
Imbauan agar Masyarakat Tidak Terprovokasi
Marcelino menekankan pentingnya verifikasi sebelum menyebarluaskan informasi yang belum pasti kebenarannya. Ia meminta semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi oleh tudingan sepihak yang belum teruji validitasnya.
"Jangan sampai masyarakat menjadi korban informasi yang belum jelas sumbernya. Biarkan aparat penegak hukum yang bekerja jika memang ada indikasi pidana," tambahnya.
Belum Ada Laporan Resmi ke Aparat
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang diterima kepolisian terkait dugaan penipuan proyek tambang emas tersebut. Pihak advokat pun mendorong agar siapapun yang merasa dirugikan segera melapor ke pihak berwajib.
Marcelino juga mengingatkan bahwa penyebaran informasi palsu atau fitnah dapat berakibat hukum bagi penyebarnya. Ia berharap kasus ini tidak menjadi bola liar yang merugikan banyak pihak.