MANADO — Aksi penyelamatan dramatis terjadi di perairan Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang, sekitar pukul 17.30 WITA. Dua orang nelayan, YI (59) dan OM (41), yang sedang mencari ikan dua kilometer dari bibir pantai melihat sesosok tubuh mengambang tanpa gerakan.
Keduanya mendekat dan mendapati korban dalam posisi terapung. Karena tidak ada reaksi sama sekali, mereka mengira remaja laki-laki itu sudah tidak bernyawa.
Ikatan Terlepas, Korban Hanyut Kembali ke Tengah Laut
Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Saat hendak dinaikkan ke perahu, ikatan pada tubuh korban tiba-tiba terlepas. Remaja itu kembali terbawa arus menjauh dari jangkauan para nelayan.
Beruntung, sejumlah nelayan lain di sekitar lokasi segera bereaksi. Mereka berkoordinasi cepat dan berhasil menarik korban kembali ke daratan. Tim dari Polsek Malalayang tiba tak lama setelah laporan masuk melalui Call Center 112.
Polisi: Korban Selamat, Didalami Gangguan Kejiwaan
Kapolsek Malalayang, Kompol Jusman Mori, mengatakan personelnya langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan. “Prioritas kami adalah memastikan korban mendapatkan pertolongan secepat mungkin dan penanganan yang tepat,” ujarnya, didampingi Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono.
Setiba di darat, petugas dan warga mendapati korban ternyata masih sadar. Pemeriksaan medis awal menunjukkan tidak ada luka fisik pada tubuhnya. Namun, remaja tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan karena memberikan keterangan yang berubah-ubah saat diinterogasi. Identitas diri juga tidak ditemukan pada korban.
Remaja Dirujuk ke RSJ Ratumbuysang, Polisi Masih Selidiki Identitas
Pihak kepolisian langsung membawa korban ke RSJ Prof Dr VL Ratumbuysang untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas lengkap serta penyebab korban berada di tengah laut,” lanjut Kompol Jusman.
Saat ini, Polsek Malalayang terus mengumpulkan keterangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengungkap identitas keluarga korban. Polisi juga mengimbau masyarakat segera memanfaatkan layanan Call Center 112 jika melihat kejadian darurat yang membutuhkan penanganan cepat.