MANADO — Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Daerah Sulawesi Utara Bravo Turangan menyebut hasil monitoring hari pertama menunjukkan pelaksanaan lancar, termasuk laporan dari sekolah-sekolah di daerah kepulauan. Rincian peserta gelombang kedua mencakup 122 SMA dengan 15.400 siswa, 75 SMK dengan 6.446 siswa, dan 1 SLB dengan 3 siswa.
“Dari hasil monitoring dan laporan sekolah-sekolah, termasuk dari daerah kepulauan, hari pertama TKA gelombang kedua lancar. Kami optimistis akan lancar terus hingga hari terakhir,” kata Bravo kepada wartawan di Manado.
Moda Ujian Beragam, dari Online Penuh hingga Menumpang
Penyelenggara tidak memakai satu moda seragam. Untuk jenjang SMA, 33 sekolah menggunakan moda semi-online, 189 moda online, 119 mandiri, dan 3 menumpang. Di jenjang SMK, tercatat 14 sekolah semi-online, 61 moda online, 73 mandiri, dan 2 menumpang. Khusus SLB, satu sekolah memakai moda online dan satu mandiri.
Pengawasan tetap memakai sistem silang seperti gelombang pertama. Guru dari sekolah terdekat mengawas siswa di sekolah lain yang berdekatan.
261 Siswa SMAN 1 Manado Ujian Daring Penuh
Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias menyatakan 261 dari 686 siswanya mengikuti TKA gelombang kedua. Seluruh peserta hadir dan mengerjakan ujian secara daring penuh tanpa ada yang berhalangan.
Di SMA Negeri 1 Tomohon, sekitar 211 siswa mengikuti gelombang kedua. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Deisye Pangemanan mewakili Kepala Sekolah N. Tuerah menyampaikan hari pertama berjalan lancar dan seluruh siswa hadir.
SMK Negeri 2 Manado mencatat 218 peserta gelombang kedua dengan kehadiran penuh. Kepala sekolah Tineke Lesar menyebut pihaknya optimistis pelaksanaan lancar sampai hari terakhir dan nilai siswa sesuai harapan.
SLB YPAC Malalayang Ikut Ujian dengan Dua Siswa
Jumlah peserta paling sedikit berada di SLB YPAC Malalayang, Manado. Kepala Sekolah Hettie Lumintang menyebut dua siswa mengikuti TKA gelombang kedua pada hari pertama, dan pengawasan tetap dijalankan meski peserta hanya dua orang.
Sekolah lain yang melaporkan pelaksanaan hari pertama adalah SMK Negeri Pembangunan Pertanian Kalasey, Kabupaten Minahasa. Kepala sekolah Herny Onibala menyatakan sekitar 160 siswa mengikuti gelombang kedua sesuai jadwal.
Kelima kepala sekolah berharap pasokan listrik dan jaringan server internet tidak terganggu hingga Kamis (5/11/2026).
Total Peserta Dua Gelombang Capai 28.915 Siswa
Data Dinas Pendidikan Daerah Sulut mencatat siswa SMA, SMK, dan SLB yang terdaftar pada TKA gelombang pertama dan kedua tahun 2026 sekitar 28.915 orang. Mereka tersebar di 407 sekolah negeri dan swasta.
Bravo menyebut persiapan tahun ini berjalan cukup panjang, mulai dari bimbingan belajar, latihan soal, hingga belajar rutin siswa. Ia meminta guru dan orang tua terus memotivasi siswa hadir sampai hari terakhir gelombang kedua.