SULAWESI UTARA — Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) memastikan kursi pelatih Timnas Jepang beralih ke Go Oiwa, menggantikan Hajime Moriyasu yang kontraknya berakhir 28 Februari 2027. Keputusan diambil meski Piala Asia 2027 resmi mundur dari jadwal semula, dengan Oiwa naik level dari Timnas Jepang U-23.
Kepastian ini muncul setelah AFC mengumumkan penundaan Piala Asia 2027 pada Selasa (3/11). Turnamen yang semula digelar 7 Januari sampai 5 Februari 2027 bergeser menjadi 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028. JFA tidak mengubah rencana pergantian pelatih meski jadwal turnamen berubah.
Kontrak Moriyasu Diperpanjang Jangka Pendek
Media-media Jepang melaporkan kontrak Hajime Moriyasu baru ditambah untuk periode singkat. Moriyasu akan tetap menangani Samurai Biru sampai Piala Asia 2027, sebelum estafet diserahkan ke Go Oiwa.
JFA berpegang pada tenggat kontrak Moriyasu yang berakhir 28 Februari 2027. Setelah tanggal itu, kursi pelatih kepala resmi pindah tangan.
Tujuh Tahun Moriyasu dan 112 Laga
Moriyasu menghabiskan tujuh tahun bersama Timnas Jepang, dengan 112 pertandingan sudah dijalaninya. Dalam periode itu, Samurai Biru dua kali lolos ke Piala Dunia, meski selalu gugur di awal fase gugur.
Di Piala Asia, Moriyasu membawa Jepang sampai final edisi 2019. Langkah mereka terhenti oleh Qatar di partai puncak.
Go Oiwa Naik dari Timnas U-23
Go Oiwa bukan nama asing di struktur kepelatihan JFA. Sebelumnya ia menangani Timnas Jepang U-23, dan kini naik level ke tim senior.
Promosi Oiwa terjadi di tengah penyesuaian kalender kompetisi Asia. Penundaan Piala Asia 2027 memberi JFA ruang menata transisi tanpa mengganggu persiapan turnamen.
Jepang Segrup dengan Indonesia di Grup F
Timnas Jepang sudah mengetahui lawan-lawannya di Piala Asia 2027. Mereka masuk Grup F bersama Qatar, Thailand, dan Indonesia.
Komposisi grup ini membuat laga Jepang versus Indonesia menjadi salah satu pertemuan yang dinanti. Jadwal pasti pertandingan akan mengikuti kalender baru yang ditetapkan AFC.
Bagi Jepang, pergantian pelatih di tengah siklus turnamen menuntut Oiwa cepat beradaptasi. Moriyasu masih punya waktu menyelesaikan tugasnya sebelum estafet resmi terjadi pada Februari 2027.