KOTAMOBAGU — Kedua pejabat hadir bersama sejumlah pejabat daerah dan pemerintah desa dalam suasana akrab. Agenda utamanya mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Kapolres dan Dandim menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Seluruh elemen masyarakat diminta ikut terlibat menjaga situasi kamtibmas.
Dialog Warga Jadi Wadah Penyampaian Aspirasi
Dialog langsung dalam kegiatan tersebut membuka ruang bagi warga Desa Abak untuk menyampaikan aspirasi dan masukan. Kedua pemimpin instansi itu menerima sejumlah usulan yang dinilai penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman.
Kehadiran Kapolres dan Dandim di tengah warga menunjukkan komitmen menjaga sinergitas yang solid dan humanis. Pendekatan yang dipakai bukan sekadar pengamanan, melainkan komunikasi dua arah dengan masyarakat.
Tagline "Polisi Bersama Masyarakat" Jadi Pendekatan Polres Kotamobagu
Polres Kotamobagu terus membangun kedekatan dengan warga melalui pendekatan persuasif dan komunikasi yang harmonis. Tagline "Polisi Bersama Masyarakat" menjadi dasar langkah tersebut di wilayah Kecamatan Lolayan dan sekitarnya.
Pertemuan di Kantor Desa Abak diharapkan memperkuat kolaborasi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi itu dinilai menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Tujuan akhir kegiatan ini adalah terciptanya lingkungan yang aman bagi seluruh warga. Melalui upaya bersama, persatuan dan kerja sama diharapkan terjalin baik demi kesejahteraan bersama.