KOTAMOBAGU — Sosialisasi logo digelar di halaman apel Polsek Kotamobagu dan diikuti Wakapolres, pejabat utama, seluruh Kapolsek, serta personel Polres dan Polsek jajaran. AKBP Abdul Kholik memimpin langsung arahannya kepada seluruh personel yang hadir.
Pemilihan halaman apel sebagai lokasi kegiatan menempatkan sosialisasi di depan personel lapangan, bukan di ruang rapat tertutup. Seluruh jajaran diminta memahami filosofi logo sebelum menerjemahkannya ke dalam tugas harian.
Empat Unsur dalam Logo dan Maknanya
Kapolres menjabarkan setiap elemen visual logo memiliki pesan tersendiri. Tribrata dan tiga bintang merepresentasikan pengabdian serta persatuan, sementara siluet polisi dan masyarakat menunjukkan relasi yang setara.
Unsur jabat tangan menjadi penegas bahwa keamanan dibangun lewat kemitraan, bukan pendekatan sepihak. Masyarakat ditempatkan sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban.
Mengapa Logo Dinilai Penting bagi Polres Kotamobagu
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan logo bukan hanya sekadar simbol, melainkan cerminan komitmen Polri untuk membangun kemitraan dan kebersamaan dengan masyarakat.
Polri diharapkan hadir mendengar dan memahami kebutuhan masyarakat, serta membangun komunikasi tanpa membedakan latar belakang sosial. Semboyan "Melindungi, Mengayomi dan Melayani" disebut sebagai landasan penerapannya di lapangan.
Keamanan sebagai Tanggung Jawab Bersama
Kapolres menegaskan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama, yang dibangun melalui sinergi dan kepedulian. Pernyataan itu mengarah pada posisi warga sebagai pihak aktif, bukan objek pengamanan semata.
Melalui kegiatan ini, Polres Kotamobagu menunjukkan komitmennya untuk menjadi institusi yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Sosialisasi menyasar seluruh Kapolsek dan personel jajaran agar pesan logo sampai ke tingkat polsek.