MANADO — Sebanyak 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pertamina di Manado mendapat pembekalan pemasaran digital dan akses pendanaan. Pelatihan bertajuk “Promosi Produk Auto Cuan & Sosialisasi PUMK untuk Mitra Binaan UMKM Wilayah Manado” digelar di Pertamina Way Sales Area Manado, 8 Juni 2026.
Pelatihan Pemasaran Digital dan Identitas Merek
Materi pemasaran digital dibawakan oleh Tim CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Yoga Pratama. Peserta diajarkan strategi promosi lewat media sosial, teknik pembuatan konten menarik, penguatan identitas merek, hingga cara memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pasar lebih luas.
Sales Area Manager Sulutgo, Angga Yudiwinata Putra, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami ingin membekali para pelaku UMKM dengan keterampilan pemasaran digital dan pengelolaan usaha yang relevan dengan perkembangan zaman sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memperluas peluang pasar,” ujarnya.
Edukasi Keamanan LPG untuk Usaha
Selain pemasaran digital, peserta juga mendapat edukasi mengenai penggunaan LPG yang aman dan efisien untuk menunjang kegiatan usaha. Materi ini disampaikan oleh Sales Branch Manager Sulutgo IV Gas, Ahmad Fernando.
Akses Pembiayaan Lewat Program PUMK
Sr. Officer I SMEPP PT Pertamina (Persero), Ferdy Saputra, memberikan sosialisasi mengenai Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Peserta diperkenalkan dengan berbagai peluang pembiayaan yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha mereka.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan dukungan terhadap UMKM tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. “Pertamina berharap para mitra binaan dapat memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha secara mandiri, meningkatkan omzet, dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Lilik.
Bagian dari Program TJSL dan SDGs
Kegiatan ini merupakan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan layak, dan pengurangan kesenjangan ekonomi.
Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Peserta saling berbagi pengalaman dan membahas tantangan usaha yang dihadapi. Pertamina berharap kegiatan serupa bisa terus digelar guna memperkuat ekosistem UMKM yang tangguh dan berdaya saing di Sulawesi Utara.