SULAWESI UTARA — Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 4 alokasi Oktober–Desember 2026 kini masuk tahap verifikasi rekening di SIKS-NG per 29 Oktober 2026. Keluarga penerima manfaat (KPM) aktif perlu memastikan data kependudukan dan kartu KKS dalam kondisi baik sebelum pencairan. Perkiraan cair November 2026 belum resmi dan masih bisa berubah.
Kementerian Sosial melalui sistem SIKS-NG memperbarui status penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 4. Periode salur yang sebelumnya belum tampil kini sudah berubah menjadi Oktober, November, dan Desember 2026.
Perubahan itu terlihat pada menu penyaluran BPNT atau sembako maupun menu monitoring penyaluran PKH. Artinya, proses pencairan bergerak dari penetapan periode ke tahap verifikasi rekening KPM.
Besaran Bantuan dan Status Tahap 4
Bahan pemantauan tidak memuat nominal bantuan PKH maupun BPNT untuk tahap 4. Informasi besaran per komponen dapat dicek melalui pendamping sosial atau kanal resmi Kementerian Sosial.
Yang sudah pasti, tahap 4 mencakup alokasi tiga bulan sekaligus: Oktober, November, dan Desember 2026. Status di SIKS-NG menunjukkan periode salur sudah aktif, bukan lagi tahap persiapan awal.
Syarat Penerima yang Perlu Dipahami KPM
Penerima yang dimaksud adalah keluarga penerima manfaat (KPM) yang namanya tercatat dalam data bansos. Verifikasi kali ini menyasar kecocokan data, bukan pendaftaran baru.
- Terdaftar sebagai KPM aktif dalam data bansos atau DTSEN.
- Data kependudukan sinkron dengan catatan Dukcapil.
- Memiliki rekening bank penyalur: BRI, Mandiri, atau BNI.
- Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dalam kondisi baik dan bisa digunakan.
Cara Cek Status Pencairan
KPM bisa memantau perkembangan melalui pendamping sosial di wilayah masing-masing. Pendamping memegang akses informasi terbaru dari SIKS-NG.
- Hubungi pendamping sosial PKH atau BPNT di kelurahan/desa setempat.
- Pantau kanal resmi Kementerian Sosial dan dinas sosial daerah.
- Pastikan nomor rekening dan nama di KKS sesuai data kependudukan.
- Simpan bukti komunikasi dengan pendamping jika ada kendala data.
Jadwal Pencairan: Verifikasi Rekening Jadi Kunci
Verifikasi rekening untuk Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BNI saat ini berada pada tahap persiapan data. Data kependudukan dari Dukcapil dan data bank akan disinkronkan dengan data DTSEN atau data bansos KPM.
Proses sinkronisasi diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan. Setelah itu, tahapan berlanjut ke hasil cek rekening, penerbitan SPM dan SP2D, lalu pengisian saldo ke rekening KPM.
Mengacu urutan tahapan di SIKS-NG, penyaluran kemungkinan mulai berlangsung pada November 2026. Perkiraan ini bukan jadwal resmi dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Apa yang Perlu Dilakukan KPM Sekarang
KPM diminta bersabar dan tidak terburu-buru mencairkan dana di luar mekanisme resmi. Pantau informasi dari pendamping sosial dan kanal resmi pemerintah.
Pastikan kartu KKS dalam kondisi baik, tidak rusak, dan tidak hilang. Kartu yang bermasalah bisa memperlambat proses pengisian saldo ke rekening.
Jika ada pihak yang menawarkan jasa percepatan pencairan dengan biaya tertentu, abaikan. Pencairan bansos tidak dipungut biaya dan tidak melalui calo. Laporkan ke pendamping sosial atau kanal pengaduan resmi Kementerian Sosial bila menemukan praktik semacam itu.