SULAWESI UTARA — Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Tengah mempererat kerja sama dengan penyuluh pertanian Kabupaten Sigi untuk mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras petani lokal. Kolaborasi yang dijajaki dalam pertemuan Senin (19/10/2026) itu menyasar penguatan produksi sekaligus cadangan beras pemerintah.
Pemimpin BULOG Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri, menilai penyuluh pertanian memegang peran strategis dalam menyukseskan program swasembada beras. Menurutnya, penyuluh mendampingi petani, memetakan potensi produksi, hingga memberi informasi perkiraan masa panen di Kabupaten Sigi. Lewat koordinasi yang lebih rapat, BULOG berharap hasil panen petani terserap lebih optimal.
Peran Penyuluh sebagai Jembatan Informasi
BULOG menempatkan penyuluh sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan petani di lapangan. Pendampingan rutin dinilai membantu petani memahami potensi wilayahnya masing-masing. Data masa panen yang akurat memudahkan BULOG merencanakan penyerapan produksi.
Sinergi ini juga disebut sebagai langkah membangun koordinasi berkelanjutan antara BULOG, penyuluh, dan petani. Kerja sama itu terutama dibutuhkan saat menghadapi tantangan produksi serta menjaga stabilitas pasokan beras.
Dampak ke Petani dan Cadangan Beras
Gabah dan beras yang dihasilkan petani Sigi diharapkan memberi nilai tambah bagi kesejahteraan mereka. Di sisi lain, serapan yang lancar memperkuat cadangan beras pemerintah. Bagi petani, kepastian penyerapan menjadi penting agar hasil panen tidak tertahan di tengah fluktuasi harga.
Pertemuan di Sigi merupakan rangkaian upaya mendukung swasembada pangan nasional. Kolaborasi yang berkelanjutan disebut menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan produksi di daerah tersebut.
Langkah BULOG Kanwil Sulteng mencerminkan pola kerja yang makin menekankan kemitraan dengan ujung tombak pertanian. Jika penyerapan berjalan sesuai rencana, pasokan beras di wilayah ini berpeluang tetap stabil sekaligus memperkuat posisi cadangan pangan pemerintah.