BOLMONG — Tim pengawas yang diterjunkan Bupati Yusra Alhabsy memantau langsung pelayanan dan stok bahan bakar minyak di SPBU yang tersebar di empat kecamatan. Mereka mengecek ketersediaan Pertalite, Solar, Dexlite, hingga Pertamax sekaligus memastikan antrean masyarakat tetap tertib.
Pengawasan melibatkan lintas instansi, mulai dari Kepala Dinas ESDM Bolmong Seryanto, Kabag Ekonomi Maulana Bayu Moha, Kabid Distribusi Pangan Haryono Paransi, Camat Lolak Rafiah Dilapanga, hingga jajaran Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Sangadi Tuyat.
SPBU Tadoy Alami Kekosongan Total, Pasokan Dijadwalkan Tiba Malam Ini
Situasi paling krusial ditemukan di SPBU Tadoy. Saat pemantauan berlangsung, stok Pertalite, Solar, Dexlite, dan Pertamax seluruhnya kosong sehingga pelayanan belum bisa berjalan.
Pihak pengelola memastikan pasokan akan tiba Kamis malam. Rinciannya, Pertalite sebanyak 16.000 liter dan Solar 8.000 liter yang rencananya mulai dijual kepada masyarakat pada Jumat pagi.
Adapun Dexlite belum dipesan karena tangki penyimpanan alami kerusakan. Sementara pemesanan Pertamax masih dalam proses.
Pertalite di SPBU Lolak Tercatat 16.000 Liter, Seluruh Nozel Dibuka
Berbanding terbalik dengan Tadoy, pelayanan di SPBU Lolak berjalan normal sejak pukul 07.00 WITA hingga selesai. Stok tercatat Pertalite 16.000 liter, Solar 8.000 liter, Dexlite 7.000 liter, dan Pertamax 8.000 liter.
Untuk mempercepat antrean, seluruh nozel di SPBU tersebut dibuka. Tim pengawas memastikan proses pelayanan berlangsung aman dan lancar.
Nozel Rusak, Dexlite di SPBU Komangaan Belum Bisa Dijual
Di SPBU Komangaan, layanan BBM jenis Pertalite dan Solar berjalan seperti biasa dengan stok masing-masing 8.000 liter. Namun, Dexlite yang tersisa sekitar 1.000 liter tidak dapat dijual lantaran nozel mengalami kerusakan.
Pihak SPBU masih menunggu kedatangan teknisi dari Jakarta untuk melakukan perbaikan. Petugas dari instansi terkait disebut telah berada di lokasi untuk memantau proses pelayanan.
Stok di SPBU Kosio dan Poigar: Solar Menipis Hingga Kosong
SPBU Kosio mencatat stok paling melimpah dengan Pertalite 36.131 liter, Solar 11.310 liter, dan Pertamax 7.452 liter. Pelayanan masih berlangsung hingga pukul 21.00 WITA, namun pembelian BBM menggunakan rekomendasi untuk sementara tidak dilayani.
Sementara itu, SPBU Poigar memiliki stok Pertalite 20.701 liter, Dexlite 1.390 liter, dan Pertamax 2.199 liter. Stok Solar di lokasi ini kosong sejak Senin, tetapi pasokan 8.000 liter dijadwalkan masuk Kamis malam atau tengah malam dan mulai dijual Jumat pagi.
Pemkab Bolmong menegaskan pengawasan distribusi BBM akan terus dilakukan. Perhatian khusus diberikan terhadap SPBU yang mengalami kekosongan stok maupun kendala teknis agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tertib dan lancar. ***