Pencarian

Recall 4,3 Juta Mobil di China: Gagang Pintu Elektronik Jadi Biang Kerok, Tesla Paling Banyak

Minggu, 30 Agustus 2026 • 16:01:02 WIB
Recall 4,3 Juta Mobil di China: Gagang Pintu Elektronik Jadi Biang Kerok, Tesla Paling Banyak
Petugas menunjukkan mekanisme gagang pintu elektronik pada kendaraan yang terdampak recall di China.

SULAWESI UTARA — Keputusan ini diumumkan Jumat lalu dan langsung mencatatkan diri sebagai aksi penarikan mobil terbesar yang pernah terjadi di China. Bukan soal mesin meledak atau baterai terbakar, pemicunya jauh lebih sederhana: pintu yang susah dibuka dari dalam saat kondisi darurat. Ini ironis, karena gagang pintu model rata dengan bodi (flush) justru dulu dijual sebagai fitur premium—minimalis, aerodinamis, dan terkesan futuristik.

Kenapa Gagang Pintu Flush Jadi Masalah Besar?

Gagang model ini populer setelah Tesla memopulerkannya. Saat mobil terkunci dan didekati pemilik, gagang akan keluar otomatis secara elektronik. Produsen China ramai-ramai meniru desain ini. Masalahnya, mekanisme ini bergantung penuh pada pasokan listrik.

Saat terjadi tabrakan dan sistem kelistrikan mobil mati, gagang tidak bisa keluar. Penumpang yang panik dan berusaha kabur justru terjebak. Michael Brooks, direktur eksekutif Center for Auto Safety, menegaskan kalau produsen tidak menyediakan opsi pembuka manual yang jelas, penumpang bisa kesulitan menyelamatkan diri saat mobil kehilangan daya.

Solusi: Label Peringatan hingga Update OTA

Cara setiap pabrikan menangani masalah ini berbeda-beda. Ada yang cukup menempelkan label peringatan di area pintu. Ada juga yang memilih melakukan pembaruan perangkat lunak jarak jauh (OTA).

Tesla memilih kombinasi: menempelkan label peringatan plus update OTA yang secara otomatis menurunkan kaca jendela begitu sensor mendeteksi tabrakan. Ini memberi celah alternatif untuk keluar dari mobil meski gagang pintu macet.

Produsen China Ikut Terdampak: Xiaomi hingga Geely

Kebiasaan meniru desain Tesla membuat produsen lokal China ikut kena imbasnya. Xiaomi menarik sekitar 390.000 unit, Leapmotor 371.000 unit, dan Xpeng 264.000 unit. Geely juga mencatat recall terbesar sepanjang sejarah perusahaan mereka, meski angka pastinya tidak dirinci dalam laporan ke regulator.

Total gabungan mencapai 4,3 juta kendaraan. Ini bukan sekadar angka—ini sinyal bahwa adopsi teknologi tanpa mempertimbangkan skenario kegagalan daya bisa berujung fatal.

Yang Perlu Diperhatikan Pemilik Mobil dengan Gagang Elektronik

Buat kalian yang mobilnya pakai gagang pintu flush atau elektronik, ada beberapa hal yang perlu dicek. Pertama, cari tahu apakah ada mekanisme manual darurat—biasanya berupa tuas kecil atau slot kunci fisik yang tersembunyi di dekat gagang. Kedua, pahami cara kerjanya sebelum terjadi keadaan darurat, bukan saat panik.

Recall ini juga jadi pelajaran penting: fitur yang terlihat canggih dan minimalis belum tentu lebih baik dari solusi mekanis yang sederhana dan terbukti andal. Saat listrik mati total, teknologi tercanggih pun tidak ada artinya jika menghalangi jalan keluar penumpang.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks