Pencarian

Pemkab Minut Tetapkan Siaga Darurat Karhutla Usai 240 Titik Kebakaran Terjadi

Rabu, 02 September 2026 • 14:39:32 WIB
Pemkab Minut Tetapkan Siaga Darurat Karhutla Usai 240 Titik Kebakaran Terjadi
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan menyusul 240 titik kebakaran yang terjadi.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau panjang. Penetapan itu menyusul 240 titik kebakaran yang telah terjadi di wilayah tersebut. Pemkab bersama TNI menggelar apel gelar pasukan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana menghadapi kondisi ini.

MINAHASA UTARA — Titik api yang sudah terjadi di lapangan menjadi alasan utama pemerintah daerah memperketat kewaspadaan. Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menegaskan bahwa sinergi lintas instansi merupakan jawaban atas kebutuhan respons cepat, bukan sekadar seremonial belaka.

Mengapa Status Siaga Darurat Diberlakukan?

Cuaca kemarau yang berkepanjangan membuat potensi kebakaran lahan meningkat signifikan. Kondisi ini tidak hanya melanda Minahasa Utara, melainkan hampir seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Komandan Korem 131/Santiago Manado, Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan secara umum terjadi di provinsi ini. Ia menekankan perlunya kolaborasi dan edukasi kepada masyarakat agar muncul kesamaan visi dalam penanggulangan karhutla.

240 Titik Api yang Sudah Teratasi

Data yang disampaikan Korem 131/Santiago mencatat sebanyak 240 titik kebakaran pernah terjadi di Minahasa Utara. Angka ini membuktikan bahwa ancaman karhutla di kabupaten tersebut bukan sekadar potensi, melainkan kejadian berulang yang butuh penanganan serius.

“Di Minahasa Utara ada 240 titik yang mengalami kebakaran, namun dengan kolaborasi dan sinergi yang kuat, semua itu bisa diatasi dengan cepat,” kata Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi.

Apel Gelar Pasukan untuk Uji Kesiapan

Pemkab Minut bersama TNI menggelar apel gelar pasukan sebagai bagian dari penguatan sistem penanggulangan bencana. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor berjalan optimal.

“Sinergi ini untuk bersiap sedia dalam penanggulangan bencana Karhutla, karena kondisi cuaca yang kemarau panjang saat ini,” ujar Bupati Joune Ganda di Manado, Rabu.

Komitmen Bersama Forkopimda dan Perangkat Daerah

Bupati Joune Ganda menyebut sinergi yang dibangun tidak hanya melibatkan TNI dan pemerintah daerah. Forkopimda serta seluruh perangkat terkait turut berkomitmen membangun sistem penanggulangan bencana yang cepat, terpadu, dan responsif.

“TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, dan perangkat terkait menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang cepat, terpadu, dan responsif,” katanya.

Pencegahan dan Edukasi Jadi Kunci Utama

Selain menyiapkan respons saat kebakaran terjadi, langkah pencegahan menjadi prioritas yang tidak kalah penting. Edukasi kepada masyarakat dinilai strategis untuk menekan munculnya titik api baru di musim kemarau.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus mendorong kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks