Pencarian

Kisah Elon Musk Nyaris Utang demi Bayar Sewa Rumah, Uang Rp 3,2 Triliun Ludes buat Tesla-SpaceX

Selasa, 28 Juli 2026 • 10:02:31 WIB
Kisah Elon Musk Nyaris Utang demi Bayar Sewa Rumah, Uang Rp 3,2 Triliun Ludes buat Tesla-SpaceX
Elon Musk menginvestasikan hampir seluruh hasil penjualan PayPal sebesar Rp3,2 triliun ke SpaceX, Tesla, dan SolarCity pada 2002.

SULAWESI UTARA — Kisah ini diungkap oleh Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, dalam podcast 'My First Million'. Menurut Dalio, momen kritis itu terjadi pada 2002, tepat setelah Musk menjual PayPal. Alih-alih menyisihkan dana untuk kebutuhan pribadi, Musk memutuskan untuk menginvestasikan hampir seluruh hartanya ke perusahaan rintisan yang baru dirintisnya.

Uang Rp 3,2 Triliun Ludes dalam Semalam

Dari total US$ 180 juta atau setara Rp 3,2 triliun hasil penjualan PayPal, Musk mengalokasikan US$ 100 juta (Rp 1,8 triliun) ke SpaceX yang baru saja ia dirikan. Sebesar US$ 70 juta (Rp 1,2 triliun) digelontorkan ke Tesla, dan sisanya US$ 10 juta (Rp 180 miliar) ke perusahaan energi surya SolarCity.

Keputusan itu membuat Musk nyaris tidak memiliki uang tunai untuk biaya hidup. Dalio mengaku sempat menasihati Musk agar menyisihkan sebagian uangnya sebagai jaring pengaman. "Saya berkata kepadanya, 'Saya sarankan Anda menyisihkan sedikit uang, ambil sebagian, agar jika semuanya tidak berjalan sesuai rencana, Anda masih punya uang itu'," kenang Dalio menirukan percakapannya dengan Musk.

Jawaban Musk saat itu tegas: "Tidak, saya tidak perlu melakukan itu."

Tidur di Bawah Meja Kantor dan Pabrik Tesla

Konsekuensi dari keputusan berani itu, Musk harus hidup sangat sederhana. Di awal pendirian SpaceX, Tesla, dan X (dulu Twitter), ia lebih banyak tinggal dan tidur di bawah meja kerja di kantornya. Bahkan saat mengembangkan Tesla, ia pernah tidur di lantai pabrik kendaraan listrik.

Rumah utama yang pernah diperkenalkan Musk ke publik adalah unit instan senilai US$ 50.000 atau sekitar Rp 899 juta. Rumah itu pun bukan miliknya, melainkan hasil sewa dari SpaceX, terletak di Texas dekat Starbase, tempat kerjanya.

Menjual Semua Properti demi Misi ke Mars

Pada 2020, Musk mengumumkan melalui akun X-nya bahwa ia akan menjual hampir semua harta bendanya. Menurutnya, aset properti justru membebaninya. Obsesi terbesarnya bukanlah rumah mewah, melainkan misi hidup di Mars.

Dua tahun kemudian, pada 2022, Musk mengonfirmasi kepada organisasi media TED bahwa ia sudah tidak memiliki rumah sama sekali. "Jika saya bepergian ke Bay Area, tempat sebagian besar rekayasa Tesla berada, pada dasarnya saya berpindah ke kamar tidur teman-teman," ujar Musk.

Gaya hidup nomaden ini kontras dengan statusnya sebagai orang terkaya di dunia. Namun, bagi Musk, uang bukanlah tujuan, melainkan alat untuk mewujudkan ambisi kolonisasi Mars—sebuah obsesi yang membuatnya rela hidup tanpa rumah dan hampir berutang demi sewa tempat tinggal.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks