Verizon secara spesifik mendiskualifikasi pelanggan lama dari skema diskon $10 (sekitar Rp 160.000) per bulan yang dirancang untuk mendorong migrasi ke paket langganan baru mereka, MyPlan. Kabar ini pertama kali ramai dibahas di Phone Arena setelah banyak pengguna melaporkan ketidakadilan sistem tersebut.
Loyalitas Berubah Jadi Beban Biaya Tambahan
Alih-alih mendapat imbalan karena bertahun-tahun menjadi pelanggan, pengguna setia Verizon justru harus membayar lebih mahal dibandingkan pelanggan baru yang beralih ke MyPlan. Diskon tersebut hanya berlaku untuk mereka yang belum pernah menggunakan layanan Verizon sebelumnya.
“Ini benar-benar keterlaluan. Saya sudah 12 tahun bersama Verizon, tapi mereka malah menawarkan harga lebih murah ke orang yang baru daftar,” tulis salah satu pengguna di forum diskusi. Kebijakan ini kontras dengan praktik industri telekomunikasi yang biasanya memberikan insentif retensi bagi pelanggan lama.
Ada Celah untuk Tetap Mendapatkan Diskon
Meski aturan tertulis melarang pelanggan eksisting menikmati potongan harga, sejumlah pengguna menemukan jalan keluar. Caranya dengan membuat akun baru atas nama anggota keluarga atau alamat berbeda, lalu mentransfer nomor lama ke akun baru tersebut.
Proses ini memang merepotkan dan memakan waktu. Pelanggan harus siap menghadapi verifikasi identitas ulang serta kemungkinan kehilangan akses ke beberapa data historis akun. Namun bagi yang keberatan membayar selisih $10 setiap bulan, langkah ini dianggap sepadan.
Dampak ke Pasar Telekomunikasi Global
Praktik diskriminatif seperti ini sebenarnya bukan hal baru di industri telekomunikasi AS. Operator lain seperti AT&T dan T-Mobile juga pernah menerapkan strategi serupa, meski mendapat reaksi negatif dari pelanggan setia.
Di Indonesia, skema “pelanggan baru lebih murah” juga lazim ditemukan pada provider seluler. Namun regulasi Kominfo mewajibkan transparansi tarif sehingga konsumen bisa membandingkan secara langsung. Belum ada aturan khusus yang melarang diskriminasi harga antara pelanggan lama dan baru.
Apa Langkah Selanjutnya?
Hingga berita ini ditulis, Verizon belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai protes pelanggan setianya. Tekanan dari komunitas pengguna di media sosial dan forum teknologi bisa mendorong operator untuk me