Ferra hadir dalam dua varian: model standar tanpa ferrofluid seharga $119 (sekitar Rp 1,9 juta) dan versi dengan cairan magnetik seharga $199 (sekitar Rp 3,18 juta). Perbedaan harga ini murni untuk teknologi ferrofluid yang ditempatkan di lingkaran besar pada bagian atas panel depan casing. Menurut laporan dari Hardware Canucks yang sempat menjajalnya langsung, cairan hitam tersebut bergerak dinamis saat bereaksi terhadap suara berkat mikrofon internal yang terpasang di bagian belakang casing.
Cairan Magnetik yang Bisa 'Diajak Main'
Yang membuat Ferra unik bukan sekadar tampilan visualnya, melainkan interaktivitasnya. Pengguna bisa mendekatkan magnet kecil ke lingkaran tersebut dan melihat ferrofluid bergerak mengikuti medan magnet—seperti mainan fidget yang menyatu dengan PC. Dave dari tim Hardware Canucks mendemonstrasikannya di lantai pameran Computex, dan hasilnya cairan itu merespons sentuhan magnet secara instan.
Fitur ini jelas bukan untuk produktivitas. Tapi bagi pengguna yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, elemen semacam ini bisa menjadi hiburan visual yang adiktif. Bayangkan duduk bekerja atau bermain game, lalu sesekali menggesekkan magnet ke casing hanya untuk melihat cairan hitam bergerak—itulah daya tarik yang sulit dijelaskan secara rasional.
Panel Depan Bisa Ditukar, Desain Modular
Amiiba juga menyediakan panel depan yang bisa diganti-ganti untuk Ferra. Harganya bervariasi antara $50 hingga $150 (sekitar Rp 800 ribu hingga Rp 2,4 juta), tergantung material dan kerumitan desain. Proses pergantiannya hanya memakan waktu beberapa detik, menjadikan casing ini fleksibel untuk berbagai estetika.
Bentuk fisik Ferra sendiri mengingatkan pada Fractal Design Terra—lebih panjang dari lebarnya, dengan aksen kayu yang memberi kesan hangat. Tanpa panel kayu pun casing ini tetap terlihat rapi. Tren removable faceplate dan form factor microATX memang sedang naik daun, dan Amiiba sepertinya ingin memanfaatkan momentum itu.
Siapa Amiiba dan Kapan Ferra Tersedia?
Informasi tentang perusahaan di balik Ferra masih minim. Amiiba belum memiliki rekam jejak yang jelas di industri PC case, sehingga kualitas build menjadi tanda tanya besar. Namun, jika hasil akhirnya kokoh, produk ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi mereka yang bosan dengan casing konvensional.
Rencana rilis Ferra dijadwalkan pada September 2026. Belum ada konfirmasi ketersediaan di pasar Indonesia. Yang jelas, dengan harga $199 untuk versi ferrofluid, ditambah biaya komponen PC lain yang masih tertekan krisis memori global, membangun rig dengan casing ini bukanlah proyek murah. Tapi untuk sebuah benda yang bisa membuat Anda terpaku selama lima menit hanya karena cairan hitam bergerak—mungkin itu sepadan.