SULAWESI UTARA — General Motors (GM) mengumumkan rencana peluncuran fitur vehicle-to-grid (V2G) untuk pemilik mobil listriknya dalam beberapa bulan ke depan. Fitur ini memungkinkan arus listrik dua arah, di mana energi yang tersimpan di baterai kendaraan bisa dialirkan kembali ke jaringan listrik rumah tangga atau bahkan dijual ke perusahaan utilitas. Langkah ini menjadi realisasi nyata dari konsep V2G yang sudah lama digemborkan sebagai salah satu keunggulan utama kendaraan listrik.
Dua Negara Bagian Jadi Pilot Project
GM memilih California dan Texas sebagai lokasi awal uji coba. Kedua negara bagian ini memiliki infrastruktur energi yang dinamis dan tingkat adopsi kendaraan listrik yang tinggi. Setelah tahap percontohan, fitur ini akan diperluas ke wilayah lain di Amerika Serikat. Namun, kecepatan perluasan sangat bergantung pada kesediaan perusahaan listrik setempat untuk mengintegrasikan sistem ini ke dalam jaringan mereka.
“Ini bukan fitur yang bisa langsung aktif begitu saja. Butuh kerja sama dengan pihak utilitas,” demikian pernyataan GM yang dikutip dari Reuters. Artinya, pemilik mobil listrik di luar California dan Texas mungkin harus bersabar lebih lama sebelum bisa memanfaatkan fitur ini.
Dampak bagi Pemilik Mobil Listrik
Bagi pemilik mobil listrik GM, fitur ini membuka peluang pendapatan tambahan. Alih-alih membiarkan baterai penuh tidak terpakai saat mobil diparkir, energi tersebut bisa dijual saat harga listrik sedang tinggi di jaringan. Konsep ini mirip dengan panel surya di atap rumah yang menjual kelebihan daya ke PLN.
GM tidak merinci secara pasti berapa pendapatan yang bisa diperoleh pemilik kendaraan. Namun, skema ini diyakini bisa membantu menekan biaya kepemilikan kendaraan listrik, terutama bagi mereka yang memiliki pola perjalanan harian yang pendek dan waktu parkir yang panjang.
Berita Otomotif Global Lainnya
Selain kabar dari GM, pekan ini diwarnai dengan sejumlah berita penting dari pabrikan lain. Honda secara global melakukan recall terhadap lebih dari 880.000 unit SUV dan truk, termasuk model Pilot, Passport, Ridgeline, dan Acura MDX, karena potensi kerusakan pada lengan kontrol belakang. Dealer akan memeriksa dan memperkuat subframe belakang secara gratis.
Stellantis juga melakukan recall terhadap 17.277 unit Pacifica Hybrid akibat masalah baterai yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Pemilik kendaraan yang terdampak disarankan untuk memarkir kendaraan di luar ruangan hingga perbaikan dilakukan.
Sementara itu, Porsche kembali menegaskan tidak akan membuat 911 versi full-listrik. Di kubu lain, Mercedes telah memulai produksi massal motor listrik axial-flux ringan untuk mobil performa tinggi di pabrik tertua mereka di Berlin-Marienfelde. BMW juga mencatat awal yang positif dengan penjualan 10.300 unit iX3 di Eropa pada April lalu.