KOTAMOBAGU — Kepemimpinan di jajaran Polres Kotamobagu tidak hanya dijalankan lewat arahan di ruang rapat. AKBP Abdul Kholik memilih menampilkan keteladanan melalui perilaku sehari-hari, termasuk saat berinteraksi langsung dengan warga di lapangan.
Sapaan dan senyum yang ia berikan kepada masyarakat dinilai mencerminkan sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat. Cara itu dipakai untuk membangun kepercayaan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di Kota Kotamobagu.
Bagi AKBP Abdul Kholik, semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Keramahan dan kepedulian ditempatkan sebagai bagian penting dari pelayanan kepolisian yang humanis.
Pandangan itu berangkat dari keyakinan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar untuk memberikan rasa aman. Warga, menurutnya, juga perlu merasa nyaman, dihargai, dan dilayani dengan sepenuh hati.
Totalitas pengabdian tidak selalu ditunjukkan melalui tindakan besar. Sapaan tulus dan senyuman bersahabat dinilai cukup untuk membangun kedekatan dengan warga.
Cara-cara sederhana seperti itu disebut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Pendekatan personal menjadi pintu masuk bagi polisi untuk diterima di lingkungan warga, termasuk di tingkat kelurahan dan desa.
AKBP Abdul Kholik menegaskan bahwa keramahan dan kepedulian merupakan bagian penting dari pelayanan kepolisian yang humanis. Sikap tersebut ia jalankan di sela kesibukannya sebagai pimpinan Polres Kotamobagu.