Pencarian

Biro Kesra Sulut Latih 100-an Pemuda Gereja di Minahasa Utara Jadi Wirausaha Digital

Selasa, 03 November 2026 • 19:16:01 WIB
Biro Kesra Sulut Latih 100-an Pemuda Gereja di Minahasa Utara Jadi Wirausaha Digital
Peserta mengikuti kegiatan Penguatan Organisasi Keagamaan di GMIM Yerusalem Kalawat, Minahasa Utara.

MINAHASA UTARA — Penguatan kapasitas organisasi keagamaan menyasar pemuda gereja di Kabupaten Minahasa Utara. Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulawesi Utara menggelar kegiatan bertajuk Penguatan Organisasi Keagamaan Membentuk Generasi Pemimpin Kristen yang Visioner, Berkarakter dan Berintegritas di GMIM Yerusalem Kalawat. Kegiatan berlangsung akhir pekan lalu, Jumat (30/11), dengan sejumlah narasumber dari lintas materi.

Materi yang diberikan mencakup manajemen organisasi keagamaan, kepemimpinan, hingga kewirausahaan. Pemuda gereja di kawasan Kalawat menjadi peserta utama dalam sesi tersebut.

Wirausahawan Muda Berbagi Pengalaman Cetak Sablon

Salah satu materi utama disampaikan Miracle Lawdry Richard Sendow, wirausahawan muda yang mengembangkan usaha percetakan sablon manual dan digital. Pemilik Emicle Studio itu membawakan tema Masterclass Kewirausahaan dan Bisnis Modern.

Dalam sesi tersebut, Sendow menekankan pentingnya mental baja dan strategi usaha yang tahan banting di era digital. Ia membagikan pengalaman membangun usaha percetakan dari nol kepada peserta.

"Mulai langkah wirausahamu hari ini, jadilah pengusaha yang berdampak. Di usia muda harus berani melangkah, sebab waktunya yang muda berkarya dengan tetap slalu mengandalkan Tuhan dalam setiap proses kehidupan," katanya.

Biro Kesra: Sasaran Kegiatan Lintas Agama

Kepala Biro Kesra Pemprov Sulut Anna Esther Pangalila melalui Kasubag Biro Kesra Pemprov Olfy Mamarodia menyebut kegiatan ini bertujuan memperkuat organisasi keagamaan di Sulawesi Utara. Menurutnya, sasaran kegiatan tidak terbatas pada satu agama.

"Maka kami menyasar lintas agama. Berbagai kegiatan dilakukan, namun objeknya adalah warga gereja, Masjid, pemuda remaja dan lainnya. Kegiatan ini untuk pemberian materi dari semua unsur, terpenting lintas agama organisasi keagamaan," ungkapnya.

Olfy menambahkan, bentuk pelatihan yang diberikan beragam, mulai dari manajemen kepemimpinan untuk pengurus organisasi keagamaan hingga public speaking. Ia menyatakan kegiatan serupa akan dilaksanakan kembali pada periode berikutnya.

"Ada yang bentuk pelatihan manajemen kepimpinan untuk pengurus organisasi keagamaan, ada pelatihan public speaking dan berbagai pelatihan lainnya," tambahnya.

Pemuda Gereja Jadi Sasaran Utama

Peserta kegiatan di GMIM Yerusalem Kalawat mayoritas pemuda dan remaja gereja. Materi kewirausahaan dinilai relevan untuk membekali mereka dengan keterampilan usaha sejak dini.

Pemprov Sulut melalui Biro Kesra berencana melanjutkan program penguatan serupa ke sejumlah organisasi keagamaan lain. Pendekatan lintas agama menjadi kerangka utama kegiatan tersebut.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manadopost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks