Pencarian

Pergantian Ketua DPRD Tomohon Berproses di Pemprov Sulut, SK Johnru Masih Menunggu Teken Gubernur YSK

Rabu, 24 Juni 2026 • 16:30:43 WIB
Pergantian Ketua DPRD Tomohon Berproses di Pemprov Sulut, SK Johnru Masih Menunggu Teken Gubernur YSK
Berkas pergantian Ketua DPRD Tomohon tengah diproses di Biro Pemerintahan Pemprov Sulut.

TOMOHON — Sekretaris Kota (Sekot) Tomohon, Edwin Roring, menyatakan bahwa berkas usulan pergantian pimpinan DPRD itu sudah ditindaklanjuti dan disampaikan ke Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK). Saat ini, dokumen tengah diproses di Biro Pemerintahan Pemprov Sulut.

“Saat ini, sementara berproses di Biro Pemerintahan, Pemprov Sulawesi Utara. Jadi tinggal menunggu,” ujar mantan Sekda Kepulauan Sangihe itu kepada Liputankawanua.com.

Apa Isi Usulan dari DPRD Tomohon?

Rapat paripurna DPRD Tomohon pada awal Juni 2026 lalu resmi mengusulkan pergantian antarwaktu (PAW) Ketua DPRD. Nama Johny Runtuwene diajukan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Ferdinand Mono Turang.

Proses ini merupakan bagian dari mekanisme pergantian pimpinan legislatif di tengah periode jabatan 2024-2029. Usulan dari DPRD kemudian diteruskan oleh Sekretariat Dewan ke Pemerintah Kota Tomohon untuk diverifikasi sebelum dikirim ke tingkat provinsi.

Mengapa SK Gubernur Jadi Kunci?

Penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur menjadi langkah final yang menentukan sebelum Johnru resmi dilantik. Tanpa SK dari YSK, proses pelantikan ketua DPRD baru tidak bisa dilakukan.

Edwin Roring memastikan bahwa semua persyaratan administratif telah dipenuhi oleh Pemkot Tomohon. Kini, seluruh dokumen berada di meja Biro Pemerintahan Pemprov Sulut untuk diteliti dan diproses lebih lanjut.

Kapan SK Gubernur Diterbitkan?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian waktu penerbitan SK Gubernur Sulut. Pihak Pemprov masih melakukan verifikasi akhir terhadap berkas yang masuk.

“Kami sudah menindaklanjuti hasil Rapat Paripurna. Sekarang tinggal menunggu proses di provinsi,” tambah Edwin Roring.

Pergantian pimpinan DPRD Tomohon ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kelanjutan roda legislatif di kota tersebut. Johnru, yang merupakan politisi senior, diharapkan segera mengisi posisi yang lowong agar agenda dewan tidak terganggu.

Bagikan
Sumber: liputankawanua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks