SULAWESI UTARA — Longsor terjadi di area pasar Nha Ngang, Dusun Vinh Hiep, Komune Vinh Hoa. Tiga bangunan milik warga setempat ambruk seketika saat tanah di tepi sungai tidak mampu lagi menahan beban. Rumah-rumah tersebut langsung terendam dan hanyut terbawa arus Sungai Cai yang deras.
Komando Militer Komune Vinh Hoa segera mengerahkan personel milisi ke lokasi begitu menerima laporan. Mereka berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat kepolisian untuk mengevakuasi warga serta mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Kerugian Material dan Identitas Korban
Tiga rumah yang hancur total adalah milik Phan Duy Thanh (38 tahun) berupa rumah prefabrikasi berukuran 5,8 x 12 meter; Danh Nam (57 tahun) dengan rumah bata permanen 5,9 x 19 meter; serta Ha Kim Lon (56 tahun) yang rumah batanya baru selesai dibangun lengkap dengan lantai mezanin. Seluruh perabot rumah tangga milik ketiga keluarga ikut lenyap.
Kerugian sementara ditaksir mencapai lebih dari 1,7 miliar VND. Pemerintah setempat masih melakukan pendataan lebih lanjut untuk memastikan total kerugian secara pasti.
Respons Cepat Aparat dan Langkah Evakuasi
Petugas milisi bersama aparat komune langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi longsor. Akses warga ke tepi sungai dibatasi untuk mencegah korban tambahan mengingat kondisi tanah yang masih labil. "Kami mengerahkan pasukan milisi untuk membantu warga memindahkan barang yang tersisa ke tempat aman dan mendorong keluarga terdampak untuk mengatasi kesulitan mendesak," demikian pernyataan resmi Komando Militer Komune Vinh Hoa.
Personel milisi tetap disiagakan di lokasi kejadian untuk memantau perkembangan dan membantu proses evakuasi. Mereka juga berkoordinasi dengan kepolisian komune untuk memastikan tidak ada warga yang berani mendekati zona berbahaya.
Ancaman Longsor Susulan dan Rencana Relokasi
Hujan lebat yang masih mengguyur kawasan tersebut meningkatkan risiko longsor susulan. Arus Sungai Cai yang deras terus menggerus tebing di sepanjang bantaran sungai. Komando Militer komune telah merekomendasikan kepada komite Partai dan pemerintah setempat untuk segera meninjau ulang kondisi rumah tangga yang bermukim di sepanjang tepi sungai.
Pemerintah daerah diminta menyusun rencana relokasi bagi warga yang tinggal di zona rawan longsor. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat dalam jangka panjang. Saat ini, tiga keluarga korban longsor telah mendapatkan tempat tinggal sementara dan bantuan logistik dari pemerintah setempat.