SULAWESI UTARA — Korban diketahui tenggelam sehari sebelumnya saat mandi di sungai yang sama. Peristiwa nahas itu terjadi ketika ia ikut serta dengan ibunya yang tengah mencuci pakaian di bantaran Sungai Cianten, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kronologi Penemuan di Lokasi Galian Pasir
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengonfirmasi penemuan tersebut pada Sabtu. “Hari kedua, korban ditemukan oleh warga di sekitar galian pasir dalam keadaan meninggal dunia,” kata Adam.
Jarak antara titik korban tenggelam dan lokasi penemuan mencapai kurang lebih satu kilometer. Setelah dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Saksi: Korban Mandi Saat Ibu Mencuci Baju
Keterangan saksi di lokasi menyebutkan, peristiwa tenggelam terjadi pada Jumat (5/6) siang. Bocah tersebut berenang di sungai tanpa pengawasan langsung orang dewasa ketika arus tiba-tiba deras.
“Menurut keterangan saksi, anak tersebut ikut dengan ibunya mencuci baju, lalu berenang dan hanyut,” ujar Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin, saat menerima laporan awal pada Jumat.
Proses Evakuasi dan Imbauan Keselamatan
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung melapor ke petugas. Tim BPBD bergerak ke lokasi dan memulai pencarian sejak Jumat sore. Pencarian hari pertama belum membuahkan hasil karena arus sungai yang keruh dan deras.
Petugas mengimbau warga, terutama orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain atau mandi di sungai. Musim hujan kerap meningkatkan debit air secara tiba-tiba, meningkatkan risiko kecelakaan serupa.
Peristiwa di Sungai Cianten ini menambah catatan panjang kecelakaan air di wilayah Bogor yang memiliki banyak aliran sungai dengan kontur curam. BPBD setempat mencatat peningkatan kejadian tenggelam pada musim pancaroba.