MANADO — Gubernur Sulawesi Utara melantik John Marentek sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulut. Pelantikan ini mengakhiri masa jabatan pelaksana tugas (Plt) yang berlangsung cukup lama di posisi tersebut.
Posisi Definitif yang Lama Dinanti
Jabatan Kepala BKD tergolong krusial karena mengelola administrasi dan pengembangan sumber daya aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Sulut. Sejak pejabat sebelumnya berakhir masa tugasnya, posisi itu hanya diisi pejabat sementara tanpa keputusan definitif dari gubernur.
John Marentek bukan wajah baru di birokrasi Sulawesi Utara. Ia telah malang melintang di sejumlah dinas dan badan sebelum dipercaya memimpin BKD. Pelantikan ini menegaskan komitmen gubernur untuk memperkuat tata kelola kepegawaian daerah.
Pesan Gubernur di Balik Pelantikan
Dalam prosesi pelantikan di lingkungan Pemprov Sulut, gubernur menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam mengelola data serta karier ribuan ASN. Kepala daerah meminta agar mutasi, promosi, dan pengembangan kompetensi pegawai berjalan transparan.
Gubernur juga mengingatkan bahwa BKD menjadi garda depan dalam memastikan birokrasi berjalan efisien. "Saya minta BKD bekerja tanpa diskriminasi. Pelayanan kepegawaian harus cepat, tepat, dan akuntabel," ujar gubernur dalam sambutannya.
Target Kerja BKD ke Depan
Setelah resmi menjabat, John Marentek dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya percepatan penyelesaian database ASN yang akurat serta penataan ulang sistem mutasi yang kerap dikeluhkan pegawai.
Selain itu, BKD Sulut dituntut menyiapkan skema pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan riil organisasi. Pelantikan ini diharapkan membawa angin segar bagi birokrasi di Sulawesi Utara yang tengah berbenah.