Apel dimulai pukul 09.15 WITA. Jajaran Pejabat Utama Polres Kotamobagu hadir, termasuk Kabag Ops AKP Rusdin Zima, S.E., Kasat Lantas AKP Luster Simanjuntak, S.H., dan Kasat Intelkam IPTU Basilio Encarnacao. Personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Badan Kesbangpol turut ambil bagian.
Ormas dan Komunitas Lokal Turun Tangan
Pengamanan tidak hanya mengandalkan aparat resmi. Regu Pam Swakarsa dari berbagai organisasi masyarakat bergabung dalam barisan. Di antaranya Pencak Silat PSHT, BTM Masjid Agung Baitul Makmur, Bikers Subuhan, Ormas LBI, dan Manguni Indonesia (MI) wilayah Kotamobagu dan Boltim.
Keterlibatan elemen masyarakat ini menunjukkan toleransi dan kepedulian bersama demi kelancaran acara keagamaan di Bumi Totabuan.
Antisipasi Animo Tinggi di Media Sosial
Kabag Ops Polres Kotamobagu AKP Rusdin Zima menekankan tingginya animo masyarakat di media sosial harus diantisipasi matang. Ia meminta ploting personel di sejumlah titik beat dan rute krusial.
"Seluruh komandan sektor diminta langsung berkoordinasi pasca-apel untuk membagi tugas secara presisi, humanis, dan penuh tanggung jawab," tegasnya dalam arahannya.
Kekuatan Satu SSK dan Dukungan Satpol PP
Kekuatan pengamanan mencapai satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Polres Kotamobagu. Ditambah satu pleton Kodim 1303 BM dan satu pleton Batalyon TP/868 Bantong Sakti.
Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Kotamobagu disiagakan untuk mengawal ketertiban umum selama rangkaian acara berlangsung.