Jalan Sehat Jadi Pembuka, Bupati Soroti Efisiensi Anggaran
Sebelum bersih pantai, rangkaian kegiatan diawali jalan sehat yang dilepas langsung Bupati Sirajudin Lasena di Lapangan Kembar Boroko. Ribuan warga dari berbagai lapisan antusias mengikuti kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Bupati Sirajudin Lasena menegaskan perayaan HUT tahun ini sengaja dikonsep berbeda. "Pemerintah daerah saat ini tengah menerapkan kebijakan pengetatan efisiensi anggaran secara ketat," ujarnya.
Ia menambahkan, meski di tengah keterbatasan fiskal, pihaknya tetap berkomitmen menyajikan hiburan dan doa bersama. Prinsip utama yang dipegang: tetap meriah, namun tidak berlebihan.
Aksi Nyata: Gerakan Indonesia Asri di Pantai Batu Pinagut
Usai mengikuti rute jalan sehat, Bupati bersama Forkopimda dan warga langsung bergerak ke Pantai Batu Pinagut. Mereka menyukseskan Gerakan Indonesia Asri dengan memungut sampah plastik yang berserakan di sepanjang garis pantai.
Kawasan wisata ini dipilih karena menjadi destinasi unggulan Bolmut. Kebersihan pantai dinilai krusial untuk menjaga daya tarik wisata sekaligus kelestarian lingkungan.
Perayaan di Tengah Keterbatasan: Apa yang Berubah dari HUT Bolmut Tahun Ini?
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang menggelar acara besar dengan anggaran tinggi, HUT ke-19 Bolmut tahun ini mengedepankan partisipasi aktif warga. Jalan sehat dan bersih-bersih pantai menjadi pilihan yang aplikatif dan tidak membebani kas daerah.
Konsep ini menjadi pesan bahwa semangat kebersamaan tidak harus diukur dari besarnya panggung hiburan. Efisiensi anggaran justru mendorong kreativitas dalam merayakan hari jadi.
Harapan untuk Bolmut ke Depan
Kegiatan bersih-bersih Pantai Batu Pinagut diharapkan tidak sekadar seremonial. Bupati Sirajudin Lasena mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersihan lingkungan sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya saat perayaan.
Di usia ke-19, Bolmut diharapkan semakin matang mengelola sumber daya dan membangun daerah. Perayaan sederhana namun bermakna ini menjadi cerminan bahwa pembangunan dimulai dari kesadaran kolektif warga, bukan dari acara besar semata.