Polres Kotamobagu merespons keluhan warga Pasar Tradisional Genggulang terkait peredaran minuman keras dan penggunaan knalpot bising dalam dialog Selasa (5/5/2026). Kapolres AKBP Irwanto berkomitmen meningkatkan patroli rutin guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kotamobagu Utara.
KOTAMOBAGU — Masalah klasik seperti penumpukan sampah, peredaran minuman keras (miras), hingga gangguan knalpot bising menjadi sorotan utama dalam dialog antara kepolisian dan pedagang di Pasar Tradisional Genggulang. Warga mengeluhkan aktivitas hiburan malam yang sering melewati batas waktu dan memicu keresahan lingkungan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., memastikan jajarannya akan mengambil tindakan tegas secara bertahap. Fokus utama kepolisian saat ini adalah mengintensifkan operasi rutin untuk menekan peredaran miras yang sering menjadi pemicu gangguan kamtibmas.
Penertiban Knalpot Brong dan Pengamanan Infrastruktur
Selain masalah sosial, warga Genggulang juga melaporkan maraknya penggunaan knalpot tidak standar yang merambah hingga wilayah pemukiman pinggiran. Polisi berjanji akan memperluas jangkauan penertiban kendaraan bermotor yang mengganggu ketenangan warga tersebut.
Isu keamanan infrastruktur pasar turut mencuat, termasuk adanya laporan mengenai dugaan pencurian ikan. AKBP Irwanto menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kotamobagu untuk mencari solusi jangka panjang terkait fasilitas pasar dan pengelolaan sampah.
"Kami akan memperkuat peran tiga pilar di tingkat kelurahan untuk mengaktifkan kembali pos kamling. Patroli bersama antara polisi, TNI, dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk meminimalisir potensi kriminalitas," ujar AKBP Irwanto.
Konsep Tiga Jaga untuk Keamanan Lingkungan
Dalam pertemuan bertajuk SABARMAS (Sarapan Bersama Masyarakat) tersebut, Kapolres menekankan bahwa keamanan wilayah tidak bisa hanya mengandalkan personel kepolisian. Ia memperkenalkan konsep "Tiga Jaga" sebagai fondasi ketertiban masyarakat di Kotamobagu.
Strategi ini menitikberatkan pada kesadaran individu untuk menjaga diri sendiri, melindungi keluarga dari pengaruh negatif, serta proaktif menjaga keamanan lingkungan sekitar. Warga diminta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan melalui saluran komunikasi resmi Polres Kotamobagu.
Apa Itu Program SABARMAS Polres Kotamobagu?
SABARMAS merupakan inisiasi Satuan Binmas Polres Kotamobagu untuk memangkas jarak birokrasi antara pimpinan kepolisian dengan akar rumput. Berbeda dengan rapat formal, kegiatan ini dilakukan di ruang publik seperti pasar agar masyarakat lebih leluasa menyampaikan keluhan tanpa merasa terintimidasi.
Lurah Genggulang bersama tokoh masyarakat setempat menyambut positif pendekatan persuasif ini. Mereka berharap koordinasi lintas sektoral ini dapat menyelesaikan masalah sampah dan keamanan pasar yang selama ini dikeluhkan pedagang maupun pengunjung.
Polres Kotamobagu menargetkan kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bergilir di berbagai titik strategis lainnya. Harapannya, stabilitas keamanan di wilayah Kotamobagu Utara tetap terjaga melalui deteksi dini yang bersumber langsung dari laporan warga.