MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengambil sumpah dan melantik Tahlis Gallang sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Utara. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan kepala daerah se-Sulawesi Utara.
Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, yang hadir langsung dalam agenda tersebut menilai posisi Sekda sebagai jantung penggerak birokrasi. Menurutnya, efektivitas jalannya pemerintahan sangat bergantung pada kapasitas manajerial sosok yang menjabat di posisi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, kami menyampaikan selamat dan sukses kepada Bapak Tahlis Gallang atas amanah besar yang kini diemban,” ujar Weny Gaib usai prosesi pelantikan.
Fokus pada Percepatan Program Strategis dan Reformasi Birokrasi
Weny optimistis pengalaman panjang Tahlis Gallang di dunia birokrasi menjadi modal kuat untuk mengakselerasi kinerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Tahlis dinilai bukan sekadar administrator, melainkan motor penggerak utama dalam mengeksekusi kebijakan Gubernur.
Pemerintah Kota Kotamobagu berharap kepemimpinan baru di level birokrasi provinsi ini mampu menghadirkan inovasi yang adaptif. Fokus utamanya adalah memastikan setiap program strategis tidak hanya berhenti pada tataran administratif, tetapi memberikan hasil nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, koordinasi semakin tajam, respons birokrasi semakin cepat, dan pelayanan publik semakin berkualitas,” ucap Weny menambahkan.
Sinergi Lintas Daerah Jadi Kunci Pembangunan Sulut
Selain aspek internal birokrasi, penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota menjadi poin krusial. Weny menekankan bahwa koordinasi yang solid merupakan kunci untuk memastikan pembangunan di Sulawesi Utara berjalan merata dan berkelanjutan.
Tahlis Gallang diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antarwilayah. Hal ini penting untuk menyinkronkan kebijakan pusat, provinsi, hingga ke daerah agar tidak terjadi tumpang tindih regulasi yang menghambat investasi atau layanan publik.
“Sinergi yang solid antara provinsi dan daerah adalah kunci. Integritas dan rekam jejak beliau menjadi fondasi penting dalam mendorong percepatan program-program strategis pemerintah,” tegasnya.
Dukungan Luas dari Tokoh Bolaang Mongondow Raya
Pelantikan ini juga mendapat atensi khusus dari tokoh-tokoh Bolaang Mongondow Raya (BMR). Kehadiran Wakil Gubernur Victor Mailangkay beserta sejumlah kepala daerah mempertegas dukungan lintas elemen terhadap posisi baru Tahlis Gallang.
Tahlis dikenal memiliki rekam jejak yang matang di wilayah BMR sebelum akhirnya dipercaya menakhodai birokrasi di tingkat provinsi. Pengalaman tersebut diharapkan mempermudah pemetaan masalah daerah untuk dicarikan solusi di tingkat provinsi.
Agenda pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh tamu undangan yang hadir, menandai dimulainya masa tugas Tahlis Gallang sebagai titik sentral administrasi di Sulawesi Utara.