MANADO — Proyeksi penguatan IHSG itu disampaikan Herditya dalam riset hariannya. Menurut dia, koreksi yang terjadi berpotensi membawa indeks menguji area 5.116-5.180 sebelum kembali menguat.
Pada penutupan Rabu (28/10), IHSG berada di level 5.282 atau menguat 16,18 poin setara 0,31 persen dari perdagangan sebelumnya. Investor mencatat transaksi sebesar Rp15,82 triliun dengan volume 32,15 miliar saham.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 272 saham menguat, 406 terkoreksi, dan 112 stagnan.
Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.185 dan 4.915, dengan resistance 5.460 dan 5.563 pada perdagangan hari ini. Level 4.907 menjadi batas acuan agar tren penguatan tetap terjaga.
“Koreksi berpotensi membawa IHSG menguji area 5.116-5.180 sebelum kembali menguat menuju 5.456-5.564, selama indeks masih bertahan di atas 4.907,” ujar Herditya dalam riset harian.
Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, melihat peluang rebound jangka pendek setelah IHSG ditutup di atas level Fibonacci retracement 50 persen. Pola candle hammer juga terbentuk pada perdagangan terakhir.
Meski begitu, Ivan mengingatkan koreksi masih bisa berlanjut sebelum indeks kembali menguat. Ia mematok target retest ideal di level 5.116, kecuali IHSG menguat signifikan menembus 5.418.
“Pola koreksi IHSG masih dapat berkembang hingga 5.116 sebagai target retest ideal, kecuali indeks menguat signifikan menembus 5.418,” tambahnya.
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 5.116, 4.972, dan 4.767, serta resistance 5.418, 5.561, 5.716, dan 5.936 hari ini.
Kedua analis membagikan daftar saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Rekomendasi ini bersifat teknikal dan bergantung pada pergerakan indeks di level kunci yang disebutkan.
Pergerakan IHSG hari ini akan diuji pada level 4.907 sebagai penopang utama. Selama indeks bertahan di atas level itu, skenario penguatan menuju 5.564 masih terbuka.