SULAWESI UTARA — BYD Atto 2 dan Chery Q bersaing di segmen mobil listrik compact dengan pendekatan berbeda, dari torsi 180 Nm milik Atto 2 hingga ADAS lengkap Chery Q. Perbandingan ini memakai data global Atto 2 karena harga dan spesifikasi resmi untuk Indonesia belum diumumkan, sementara Chery Q sudah dipasarkan mulai Rp 249,9 juta. Pembeli yang mengincar salah satunya perlu mencermati perbedaan penggerak, kecepatan pengisian, dan ruang bagasi sebelum memutuskan.
Data jarak tempuh kedua model memakai standar pengujian berbeda, jadi angkanya tidak bisa dibandingkan langsung. Chery Q memakai standar NEDC, sedangkan Atto 2 global mengacu pada pengujian yang tidak disebutkan dalam informasi yang tersedia.
BYD Atto 2 mengandalkan motor listrik permanent magnet di bagian depan. Salah satu konfigurasinya menghasilkan tenaga 70 kW atau setara 94 Tk dengan torsi 180 Nm. Pilihan motor 130 kW atau 174 Tk juga tersedia pada versi tertentu.
Chery Q memilih penggerak roda belakang dengan tenaga sekitar 120 Tk dan torsi 115 Nm. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 135 km/jam. Pada konfigurasi 70 kW, Atto 2 unggul torsi, tetapi Chery Q punya tenaga lebih besar dibanding konfigurasi tersebut.
Atto 2 global memakai Blade Battery berjenis LFP. Chery Q dibekali baterai 42,7 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km berdasarkan standar NEDC. Angka 400 km itu belum bisa diadu langsung dengan klaim Atto 2 karena metode ujinya berbeda.
Untuk pasar Indonesia, BYD menyiapkan Blade Battery 2.0 dengan teknologi Flash Charging. Klaim pabrikan menyebut pengisian 10–70 persen sekitar lima menit dan 10–97 persen sekitar sembilan menit dalam kondisi yang sesuai.
Pada model global, Atto 2 butuh sekitar 30 menit untuk mengisi daya cepat DC dari 30 persen ke 80 persen. Chery Q mengklaim waktu lebih singkat, sekitar 16,5 menit untuk rentang yang sama.
Chery Q juga menyediakan V2L dengan daya hingga 6,6 kW untuk memasok listrik ke perangkat eksternal yang kompatibel. Kecepatan pengisian aktual tetap bergantung pada kemampuan kendaraan, stasiun pengisian, dan kondisi baterai.
BYD Atto 2 memiliki bodi lebih panjang, lebar, dan tinggi. Chery Q menawarkan jarak sumbu roda lebih panjang serta kapasitas bagasi maksimum lebih besar. Varian Chery Q Rizz menambah power frunk berkapasitas hingga 70 liter dengan beban maksimal 50 kg.
Bagi yang butuh ruang penyimpanan ekstra, Chery Q layak dipertimbangkan. Kelapangan kabin tetap dipengaruhi desain interior dan konfigurasi kursi, bukan hanya angka dimensi.
Atto 2 membawa layar infotainment DiLink 100 berukuran 12,8 inci yang dapat diputar, panel instrumen digital 8,8 inci, dan wireless charging 50 watt dengan pendingin. Panoramic glass roof serta ventilasi dan pemanas jok depan tersedia pada varian tertentu.
Chery Q memasang layar infotainment 15,6 inci dengan chipset Qualcomm 8155, plus Apple CarPlay dan Android Auto. Sistem audio enam speaker melengkapi kabin. Fitur Atto 2 untuk Indonesia masih menunggu konfirmasi berdasarkan varian resmi.
Chery Q membawa enam airbag dan 20 fitur ADAS, kamera panorama 540 derajat HD, serta struktur bodi dengan 82 persen baja berkekuatan tinggi. Paket keselamatan itu sudah diumumkan untuk unit yang dipasarkan di Indonesia.
Atto 2 mengandalkan DiPilot C dengan fitur bantuan berkendara pada varian tertentu. Kelengkapan finalnya belum bisa dipastikan sebelum BYD mengumumkan konfigurasi resmi untuk pasar lokal.
Harga Chery Q dapat berubah mengikuti kebijakan terbaru dan program penjualan dealer. Perbandingan harga serta spesifikasi final baru bisa dilakukan setelah informasi resmi Atto 2 untuk Indonesia keluar.