MITRA — Langkah tegas Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli dalam membenahi birokrasi terus berlanjut. Senin lalu, ia bersama Wakil Bupati Fredy Tuda dan sejumlah pejabat terkait menggelar sidak mendadak ke sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Mitra. Fokus utama pengawasan meliputi kehadiran tepat waktu, ketertiban penggunaan pakaian dinas, serta kualitas pelayanan yang diberikan aparatur kepada masyarakat.
Dalam peninjauan langsung ke kantor dinas, badan, hingga unit pelayanan publik, Bupati Kandoli memeriksa secara detail tiga indikator kedisiplinan. Pertama, kepatuhan terhadap jam kerja aparatur. Kedua, ketertiban penggunaan atribut seragam dinas. Ketiga, tingkat responsivitas petugas saat melayani warga yang datang mengurus administrasi.
“Menjadi ASN berarti memikul tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat. Kedisiplinan untuk hadir tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tepat sasaran, serta melayani dengan sikap ramah dan santun, bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, melainkan kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Bupati Kandoli di sela-sela sidak.
Bupati Kandoli menegaskan bahwa sidak ini bukanlah bentuk pencarian kesalahan atau upaya menghukum semata. Ia menyebut kegiatan ini sebagai sarana evaluasi bersama agar kinerja pemerintahan semakin meningkat dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga.
“Saya ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang digunakan, serta setiap jam kerja yang dijalankan aparatur, benar-benar disalurkan dan dimanfaatkan untuk pelayanan publik dan pembangunan daerah — bukan untuk hal-hal yang tidak produktif atau merugikan kepentingan masyarakat luas,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta seluruh pimpinan SKPD untuk menjadi teladan bagi bawahannya. Mereka diminta bertanggung jawab melakukan pengawasan langsung terhadap kinerja dan kedisiplinan staf di lingkungan kerjanya masing-masing.
Bupati juga mengingatkan bahwa bagi aparatur yang terbukti melalaikan tugas dan kewajiban, akan dikenakan tindakan tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Mari kita bangun Minahasa Tenggara yang lebih maju dan sejahtera dengan semangat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas. Ingatlah selalu, disiplin adalah kunci utama kemajuan daerah kita,” pungkas Bupati Kandoli.
Langkah inspeksi mendadak ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola pemerintahan secara menyeluruh. Pemkab Mitra bertekad menciptakan budaya kerja yang beretika, jujur, bersih, serta bebas dari segala bentuk penyimpangan atau praktik buruk birokrasi.