Pencarian

Jasad Pria Membusuk Ditemukan Dua Warga di Perkebunan Perindu Bolmut, Sempat Dilaporkan Hilang Saat Panen Nilam

Selasa, 08 September 2026 • 21:01:31 WIB
Jasad Pria Membusuk Ditemukan Dua Warga di Perkebunan Perindu Bolmut, Sempat Dilaporkan Hilang Saat Panen Nilam
Jasad seorang pria ditemukan dalam kondisi membusuk oleh dua warga di perkebunan Perindu, Desa Mokoditek I, Bolmut, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 12.20 Wita.

BOLMUT — Penemuan terjadi sekitar pukul 12.20 Wita di area kebun milik warga bernama Gustin Tampalang. Erastus Takahindengan (49) dan Rivandi Dieng (26) awalnya mencium bau menyengat saat melakukan pengecekan jaringan pipa, kemudian menyusuri sumber bau tersebut hingga menemukan korban dalam posisi terbaring.

Kedua saksi langsung melaporkan temuan itu kepada keluarga dan pemerintah Desa Mokoditek I, yang kemudian diteruskan ke Polsek Bolangitang. Petugas yang tiba di lokasi melakukan penanganan awal di tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.

Korban Sempat Hilang Usai Panen Nilam

Androl Ramenaung, kelahiran Mokoditek 13 Januari 1978, diketahui pergi ke kawasan perkebunan untuk memanen nilam. Ia tidak kunjung pulang sehingga keluarga bersama perangkat desa dan warga melakukan pencarian sejak sebelumnya.

Dalam proses pencarian yang berlangsung hingga Senin (7/9/2026) sekitar pukul 18.00 Wita, warga sempat menemukan sejumlah pakaian yang diduga milik korban. Pakaian tersebut berada sekitar 300 meter dari sebuah daseng di area perkebunan.

Polisi Imbau Warga Tak Sebarkan Info Tak Terverifikasi

Kapolsek Bolangitang, Ipda Rachmat Sondeng, membenarkan penemuan tersebut. Pihaknya mengimbau masyarakat agar melaporkan kejadian serupa atau informasi warga hilang kepada kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa atau mengetahui informasi mengenai warga yang hilang. Setiap laporan akan kami tindak lanjuti dengan cepat dan sesuai prosedur,” ujar Rachmat.

Polsek Bolangitang juga meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait penemuan jasad ini. Masyarakat diminta menghormati keluarga korban dan memberi ruang bagi polisi untuk bekerja sesuai prosedur.

Keluarga Sebut Korban Alami Tekanan Emosional

Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya mengalami gangguan konsentrasi dan perubahan perilaku setelah beberapa kali kecelakaan lalu lintas. Tekanan emosional disebut bertambah setelah istrinya meninggal dunia akibat sakit beberapa bulan lalu.

Keterangan tersebut masih bersifat informasi awal dari pihak keluarga. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian hingga korban ditemukan.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detotabuan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks