MANADO — Rencana kolaborasi strategis antara Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mulai menemui titik terang. Plt Rektor Unsrat, Prof Dr Ir Jamaludin Jompa MSi, yang juga menjabat Rektor Unhas, mendorong agar kerja sama ini tidak berhenti pada nota kesepahaman, tetapi langsung menyentuh implementasi nyata di lapangan.
“Momentum ini sebagai peluang emas untuk memperkuat posisi Unsrat dan Unhas sebagai pusat keunggulan pendidikan di kawasan Timur Indonesia,” ujar Jamaludin Jompa kepada wartawan di Kantor Pusat Unsrat, Manado, Kamis (20/8/2026).
Transfer Teknologi Tanpa Birokrasi Berbelit
Jamaludin menegaskan bahwa kolaborasi ini harus berjalan cepat. Ia meminta jajaran Wakil Rektor Unsrat untuk memetakan program konkret yang bisa segera dieksekusi.
“Teknologi apa yang ada di Unhas, ayo kita transfer saja ke Unsrat, tidak usah terlalu ribet,” tuturnya.
Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa kedua kampus tidak ingin larut dalam proses administrasi yang panjang. Fokus utama saat ini adalah bagaimana sumber daya dan inovasi yang sudah dimiliki Unhas dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Unsrat.
Mengangkat Jejak Sejarah Sam Ratulangi
Kolaborasi ini juga memiliki dimensi historis yang kuat. Jamaludin mengaitkan kerja sama tersebut dengan rekam jejak Pahlawan Nasional Dr Sam Ratulangi yang pernah menjabat sebagai Gubernur pertama Sulawesi dengan kantor di Makassar.
“Tokoh Sam Ratulangi adalah Gubernur pertama Sulawesi yang berkantor di Makassar, sehingga kita ingin Unsrat dan Unhas bersama-sama menjadi kebanggaan kawasan Timur Indonesia melalui optimalisasi kerja sama nyata ini,” jelasnya.
Nilai sejarah ini diharapkan menjadi perekat emosional sekaligus motivasi bagi civitas akademika kedua kampus untuk membangun sinergi yang lebih erat.
Apa Langkah Selanjutnya?
Langkah awal yang akan dilakukan adalah pemetaan program oleh masing-masing wakil rektor. Belum dirinci secara spesifik bidang apa saja yang akan menjadi prioritas, namun dorongan untuk mempercepat realisasi kerja sama menjadi pesan utama yang disampaikan.
Kolaborasi ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi pendidikan tinggi di Indonesia Timur. Dengan menggabungkan kekuatan riset dan inovasi, Unsrat dan Unhas diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.