Pencarian

Petani Muda Kotamobagu Olah Limbah Kulit Kakao Jadi Pupuk Organik, Ini Harapan untuk Pertanian Mandiri

Rabu, 19 Agustus 2026 • 11:38:01 WIB
Petani Muda Kotamobagu Olah Limbah Kulit Kakao Jadi Pupuk Organik, Ini Harapan untuk Pertanian Mandiri
Petani muda di Kotamobagu mengolah limbah kulit kakao menjadi pupuk organik.

KOTAMOBAGU — Limbah kulit buah kakao yang selama ini kerap dibuang begitu saja oleh para petani, kini disulap menjadi pupuk organik kaya unsur hara oleh petani muda di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. Inovasi ini lahir dari kolaborasi Komunitas Millenial Farm dengan siswa SMK Negeri 1 Kotamobagu dan SMK Negeri 1 Lolayan, dan diumumkan pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Pengolahan limbah ini tidak hanya mengurangi sampah pertanian, tetapi juga membuka peluang nilai tambah baru bagi para pekebun kakao di daerah tersebut. Pupuk organik yang dihasilkan disebutkan mengandung nutrisi yang dibutuhkan berbagai jenis tanaman.

Limbah Kakao yang Kini Bernilai Ekonomi

Praktisi pertanian, Akbar Damopolii, menegaskan bahwa inovasi ini bertujuan melahirkan terobosan baru sekaligus memotivasi generasi muda untuk lebih kreatif dalam mengelola potensi lokal. Menurutnya, bagian tanaman kakao yang kerap diabaikan justru menyimpan manfaat besar.

“Limbah kulit kakao bisa dijadikan nilai tambah bagi para petani,” ujar Akbar. Ia berharap metode pengolahan ini dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara luas agar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Potensi Pakan Ternak dari Kulit Kakao

Selain dijadikan pupuk, kulit kakao yang telah diolah juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan hewan ternak. Hal ini menjadikan limbah perkebunan tersebut sebagai komoditas serbaguna yang mampu menopang sektor pertanian dan peternakan secara terintegrasi.

Dengan adanya inovasi ini, momentum kemerdekaan diharapkan menjadi titik tolak bagi generasi muda untuk berkontribusi melalui karya nyata. Semangat kemerdekaan diwujudkan dari sektor pertanian dengan mengubah limbah menjadi manfaat yang berkelanjutan.

“Jayalah negeriku, maju daerahku,” tutup Akbar menegaskan harapannya agar pertanian di Kotamobagu semakin mandiri dan bernilai di usia kemerdekaan yang ke-81 ini.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infokini.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks