KOTAMOBAGU — Peringatan detik-detik Proklamasi di lingkungan Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Non TPI Kotamobagu berlangsung khidmat. Seluruh rangkaian upacara berjalan tertib, dihadiri jajaran pegawai dari berbagai seksi.
Dalam kesempatan itu, Maitimu menyampaikan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Pesan yang ditekankan menyangkut posisi strategis imigrasi dan pemasyarakatan sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara.
Garis Depan Penjaga Kedaulatan dan Pelindungan Masyarakat
"Tugas Imigrasi dan Pemasyarakatan bukan sekadar administratif, melainkan berada di garis depan penjaga kedaulatan dan pelindungan masyarakat," ujar Maitimu di hadapan peserta upacara.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi peran ganda institusi: menegakkan hukum sekaligus memberikan pelayanan dan keadilan yang humanis. Penekanan ini dinilai relevan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-pandemi.
Komandan upacara dipercayakan kepada Kepala Sub Seksi Intelijen Keimigrasian, Pandu Dhia Nugraha. Ia memimpin jalannya pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Momentum Perkuat Dedikasi Abdi Negara
Peringatan HUT ke-81 RI kali ini dimaknai sebagai penguat semangat nasionalisme seluruh jajaran Kanim Kotamobagu. Nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri bangsa menjadi refleksi dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Melalui momentum kemerdekaan, Kanim Kotamobagu menegaskan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian yang prima. Orientasi pelayanan disebut harus selaras dengan kemajuan bangsa dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Upacara berlangsung dari awal hingga selesai dalam suasana penuh penghormatan. Tidak ada kendala berarti yang menghambat jalannya prosesi pengibaran bendera di lapangan kantor tersebut.