MANADO — Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus menyatakan gedung bekas Minahasa Raad di Kota Manado akan diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut. Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden pria yang tertidur di etalase museum saat gubernur melakukan kunjungan ke lokasi pada Jumat (7/8/2026).
Dalam rekaman video yang beredar, pria di dalam etalase tampak terbangun dan kebingungan melihat kedatangan rombongan gubernur. Yulius pun tampak kaget dengan kondisi tersebut. Ia mengakui bahwa gedung cagar budaya itu kerap dimanfaatkan warga, khususnya pedagang kaki lima, untuk beristirahat.
"Karena ditinggalkan begitu saja mereka (warga) manfaatkan tempat ini untuk istirahat. Biasanya pedagang kaki lima manfaatkan kalau mereka capek," kata Yulius kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
Bangunan Bersejarah yang Tak Terurus
Gedung bekas Minahasa Raad merupakan bagian dari sejarah peradilan di Sulawesi Utara pada masa kolonial. Namun, bangunan tersebut kini dalam kondisi tidak terurus dan terbengkalai. Yulius menegaskan bahwa bangunan bersejarah ini harus dirawat sebagai bagian dari identitas daerah.
"Minahasa Raad ini akan diperbaiki pemerintah, karena bangunan ini bagian dari sejarah," imbuhnya.
Rencana Pemprov Sulut
Pemprov Sulut berencana melakukan rehabilitasi gedung bekas Minahasa Raad. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi bangunan sebagai museum sekaligus mencegah pemanfaatan yang tidak semestinya oleh warga. Perbaikan gedung ini juga diharapkan dapat mendukung pelestarian sejarah dan menjadi destinasi edukasi bagi masyarakat.
- Gedung bekas Minahasa Raad akan direhabilitasi Pemprov Sulut.
- Bangunan tersebut selama ini terbengkalai dan dimanfaatkan warga untuk beristirahat.
- Perbaikan gedung bertujuan melestarikan cagar budaya dan mencegah penyalahgunaan fungsi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai jadwal pasti dimulainya rehabilitasi gedung. Pemprov Sulut masih melakukan kajian terkait anggaran dan teknis perbaikan bangunan bersejarah tersebut.