Pencarian

Tim SAR Gabungan Perluas Radius Pencarian Kakek 72 Tahun Hilang di Hutan Tombatu, Minahasa Tenggara

Kamis, 23 Juli 2026 • 14:59:31 WIB
Tim SAR Gabungan Perluas Radius Pencarian Kakek 72 Tahun Hilang di Hutan Tombatu, Minahasa Tenggara
Tim SAR gabungan memperluas radius pencarian Yusop Kojong (72) di hutan Tombatu, Minahasa Tenggara, Rabu (22/7/2026).

MITRA — Upaya pencarian terhadap Yusop Kojong (72), petani asal Jaga III, Desa Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, masih terus dilakukan hingga Rabu (22/7/2026). Tim SAR gabungan dari Basarnas Manado, Pos SAR Amurang, Polsek Tombatu, BPBD Minahasa Tenggara, serta warga setempat telah menyisir area kebun dan hutan lebat di sekitar lokasi kejadian.

Korban terakhir kali terlihat saat diantar anaknya menuju kebun pada Rabu (15/7/2026). Biasanya, Yusop menginap di gubuk kebun dan pulang pada Sabtu pagi. Namun, hingga Minggu (19/7/2026), ia tak kunjung kembali ke rumah.

Barang Tertinggal di Dekat Sungai Kecil

Keluarga mulai panik saat anak korban mendapati gubuk kebun dalam keadaan kosong. Warga setempat yang melakukan penyisiran swadaya kemudian menemukan sejumlah barang milik korban yang tertinggal.

“Kami menemukan bekal makanan dan tas ransel milik korban masih tergantung di pohon dekat gubuk. Selain itu, sepasang sepatu milik korban juga ditemukan tergeletak dekat aliran sungai kecil yang tidak jauh dari lokasi,” ujar salah satu anggota Tim SAR Gabungan di lapangan.

Temuan itu langsung dilaporkan ke Kepala Desa Tombatu, yang kemudian meminta bantuan resmi ke Pos SAR Amurang. Tim rescue diterjunkan sejak Selasa pagi untuk memperluas cakupan pencarian.

Pencarian Diperluas, Hasil Masih Nihil

Hingga Rabu sore pukul 17.00 Wita, penyisiran intensif di area kebun, bantaran sungai, hingga medan hutan lebat belum membuahkan hasil. Tim SAR memutuskan untuk memperluas radius pencarian pada operasi hari berikutnya.

“Hingga Rabu sore korban belum berhasil ditemukan. Operasi SAR akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian dan mengoptimalkan koordinasi seluruh unsur di lapangan,” ujar Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumeleng.

Basarnas mengimbau warga sekitar atau masyarakat yang melintas di area hutan Tombatu untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Unsur dan Peralatan yang Dikerahkan

Dalam operasi ini, tim SAR gabungan mengerahkan satu unit rescue car, satu unit rescue carrier, satu set peralatan medis, satu set peralatan mountaineering, serta perlengkapan komunikasi dan pendukung SAR lapangan. Personel yang terlibat berasal dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Tim Rescue Pos SAR Amurang, Polsek Tombatu, BPBD Minahasa Tenggara, serta pemerintah desa dan keluarga korban.

Follow kabarsulut.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detikmanado.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks