SULAWESI UTARA — Shokz OpenRun Pro saat ini bisa ditebus dengan harga 109,95 dolar AS (sekitar Rp 1,8 juta) di Amazon, turun dari harga normal 124,95 dolar AS. Ini adalah rekor harga terendah untuk model yang dirilis sebagai generasi pertama lini OpenRun tersebut. Meski sudah berumur, headphone ini tetap menjadi salah satu pilihan terbaik di kategori bone conduction untuk olahraga lari dan kebugaran.
Spesifikasi Utama Shokz OpenRun Pro
- Teknologi: Bone conduction (konduksi tulang) — suara dikirim melalui tulang pipi, bukan gendang telinga, sehingga telinga tetap terbuka untuk mendengar suara sekitar.
- Daya tahan baterai: Hingga 10 jam pemakaian.
- Desain: Slim dan ringan, pas di kepala tanpa tekanan berlebih.
- Kualitas audio: Diklaim sangat baik untuk kategori bone conduction, dengan suara yang jernih dan bass yang cukup terasa.
- Ketahanan: Tahan keringat dan percikan air, cocok untuk lari di luar ruangan.
Mengapa OpenRun Pro Masih Layak Dibeli di 2025?
Dalam ulasan orisinalnya, Shokz OpenRun Pro dijuluki sebagai "headphone bone conduction terbaik yang bisa Anda beli." Meskipun predikat itu kini dipegang oleh OpenRun Pro 2, model pertama ini masih menawarkan paket yang solid untuk pengguna yang tidak mengejar fitur generasi terbaru. Peningkatan di versi anyar — seperti pengisian daya USB-C (OpenRun Pro masih menggunakan kabel magnetik proprietary), baterai sedikit lebih besar, dan kualitas suara yang lebih refined — memang ada, tetapi bagi pelari kasual atau pengguna yang baru pertama kali mencoba bone conduction, perbedaan itu tidak terlalu krusial. Anda harus mengeluarkan hingga 70 dolar AS lebih mahal untuk mendapatkan upgrade tersebut.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Harga 109,95 dolar AS di Amazon belum termasuk ongkos kirim dan pajak impor ke Indonesia. Sebagai gambaran, di pasar lokal, Shokz OpenRun Pro biasanya dibanderol sekitar Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta. Jika Anda memiliki kerabat di luar negeri atau menggunakan jasa titip, harga diskon ini bisa menjadi celah untuk mendapatkan headphone berkualitas dengan harga jauh lebih murah. Namun, perlu diingat bahwa OpenRun Pro 2 sudah beredar di Indonesia melalui distributor resmi, sehingga ketersediaan stok model pertama mungkin mulai terbatas.
Siapa yang Cocok Menggunakan Headphone Ini?
Shokz OpenRun Pro dirancang khusus untuk pelari, pesepeda, dan penggemar fitness yang ingin tetap waspada terhadap lingkungan sekitar — misalnya mendengar klakson mobil atau suara pejalan kaki lain — tanpa mengorbankan iringan musik atau podcast. Karena tidak masuk ke saluran telinga, headphone ini juga lebih higienis bagi pengguna yang rentan infeksi telinga akibat keringat menumpuk di earbud. Sebaliknya, jika Anda mencari suara dengan isolasi penuh atau bass yang menggelegar ala headphone in-ear premium, bone conduction bukan kategori yang tepat sejak awal.
Bagi yang penasaran dengan teknologi konduksi tulang tetapi ragu karena harga, momen diskon ini bisa jadi titik masuk yang pas. Alternatif lain dari merek seperti H2O Audio dan Nank juga tersedia di pasaran, tetapi Shokz tetap menjadi pemain dominan di segmen ini berkat reputasi dan kualitas build yang konsisten.