Pencarian

TVRI Sulut Gelar Forum Konsultasi Publik, Serap Aspirasi untuk Perkuat Pelayanan di Era Digital

Sabtu, 04 Juli 2026 • 08:39:31 WIB
TVRI Sulut Gelar Forum Konsultasi Publik, Serap Aspirasi untuk Perkuat Pelayanan di Era Digital
Forum Konsultasi Publik TVRI Sulut di Manado fokus serap aspirasi untuk tingkatkan pelayanan di era digital.

MANADO — TVRI Sulawesi Utara (Sulut) mengambil langkah strategis dengan menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Manado, Jumat pekan ini. Forum ini digagas untuk menjaring masukan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, pemerintah daerah, hingga pegiat media, guna memperkuat kualitas pelayanan publik lembaga penyiaran publik tersebut.

"TVRI siap mengakomodir semua aspirasi dari pemangku kepentingan terkait perbaikan pada program penyiaran yang menyentuh langsung masyarakat," kata Kepala Stasiun TVRI Sulut Stella Purukan.

Masukan dari Pemerintah dan Akademisi

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulut Syalom Korompis menilai media seperti TVRI menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, peningkatan pelayanan publik menjadi program andalan yang perlu didukung oleh semua pihak, termasuk lembaga penyiaran.

Sementara itu, akademisi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Ivan Kaunang, memberikan catatan khusus. Ia mendorong TVRI untuk memberikan ruang lebih besar bagi program-program kebudayaan dan kearifan lokal. "Berikan ruang khusus untuk program budaya, minimal satu jam mengupas tuntas budaya bersama banyak narasumber," ujarnya.

Tantangan Infrastruktur dan Hoaks di Wilayah 3T

Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Sulut, Hence Paat, menyoroti tantangan utama yang dihadapi TVRI di era digital. Ia menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur penyiaran hingga ke wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T). Menurutnya, TVRI masih sangat dibutuhkan untuk menyebarkan konten siaran yang sehat dan terpercaya di tengah maraknya informasi hoaks.

"TVRI harus terus meningkatkan kualitas sumber daya guna menghadapi gempuran media sosial dan kecerdasan buatan (AI) dengan menyajikan informasi yang inklusif dan modern," tambah Hence. Ia juga menyoroti bahwa kelompok generasi Z saat ini banyak menerima informasi dari platform digital yang kualitas beritanya masih diragukan.

Menuju Layanan Penyiaran yang Lebih Baik

Stella Purukan menegaskan bahwa seluruh saran dan masukan dari forum konsultasi ini akan disampaikan ke pimpinan TVRI pusat dan diteruskan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi dan perbaikan layanan penyiaran agar semakin berkembang dan relevan di tengah perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat.

"Saat ini era disrupsi media menggeser perilaku layanan informasi ke sejumlah platform digital. Ini adalah tantangan yang tidak mudah bagi TVRI," ucapnya.

Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks