MANADO — Wagub Sulut Royke Anter menegaskan komitmennya mendukung kinerja Polri yang profesional dan responsif. Pernyataan itu disampaikan di tengah peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang Polri selama delapan dekade," ujar Royke di Manado, Kamis.
Polri Dinilai Punya Peran Strategis di Daerah
Royke menilai institusi kepolisian memegang peran kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di Sulawesi Utara. Ia berharap Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan respons cepat terhadap berbagai persoalan masyarakat.
Dukungan dari pemerintah daerah, kata Royke, akan terus diberikan agar Polri dapat menjalankan tugas secara optimal. "Kami di Pemprov Sulut siap bersinergi untuk menciptakan situasi yang kondusif," tambahnya.
Refleksi 80 Tahun: Apa yang Perlu Diperbaiki?
Dalam kesempatan itu, Wagub juga menyoroti pentingnya evaluasi internal di tubuh Polri. Menurutnya, responsivitas terhadap laporan warga dan penanganan kasus harus terus menjadi prioritas utama.
Royke menekankan bahwa kepercayaan publik adalah aset paling berharga bagi institusi penegak hukum. "Profesionalisme harus menjadi budaya, bukan sekadar jargon," ucapnya.
Sinergi Pemprov dan Polri untuk Sulut yang Aman
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen memperkuat koordinasi dengan jajaran Polda Sulut. Langkah ini dinilai strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama menjelang agenda nasional dan daerah.
Royke berharap HUT Bhayangkara ke-80 menjadi titik awal bagi Polri untuk terus berbenah dan semakin dekat dengan masyarakat. "Kami optimistis Polri ke depan akan semakin profesional dan dicintai rakyat," pungkasnya.