MANADO — Wakil Ketua DPRD Mitra, Katrien Mokodaser, menegaskan bahwa kunjungan kerjanya ke DPRD Sulut bukan sekadar seremonial. Ia datang bersama sejumlah legislator untuk memastikan usulan perbaikan jalan yang telah dibahas di Badan Musyawarah DPRD Mitra tidak mandek di tingkat provinsi.
Ruas Lobu–Pontak Jadi Prioritas Pengecekan Awal
Anggota DPRD Sulut Reamli Kandoli dari Fraksi PDIP menyambut langsung rombongan. Ia mengungkapkan bahwa usulan tersebut sudah diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Utara. Bahkan, pengecekan awal untuk ruas jalan penghubung Lobu–Pontak dijadwalkan pada Selasa (30/6/2026).
“Saat ini yang sudah terakomodir adalah jalan dari Lobu di Minahasa Tenggara menuju Pontak di Minahasa Selatan. Selanjutnya akan menyusul ruas jalan di kawasan Tababo, Ratahan, hingga Amurang,” jelas Kandoli.
Anggaran Rp 1 Miliar untuk Jalan Ratahan–Amurang
Kandoli merinci bahwa Pemerintah Provinsi telah menyiapkan anggaran khusus untuk ruas Ratahan–Amurang sebesar Rp 1 miliar. Ia berharap dana tersebut cukup untuk membuat perbaikan berjalan maksimal dan layak digunakan masyarakat.
“Untuk ruas jalan penghubung Ratahan–Amurang, anggaran yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi mencapai Rp 1 miliar,” tutup Kandoli.
Sinergi Antar-DPRD untuk Percepatan Infrastruktur
Katrien Mokodaser menyampaikan apresiasi atas sambutan DPRD Sulut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara legislatif kabupaten dan provinsi untuk mempercepat pembangunan di daerah.
“Kami bersyukur dan berterima kasih. Bapak Reamli adalah putra daerah yang sangat memperjuangkan aspirasi dan usulan masyarakat Minahasa Tenggara,” ujar Kathryn.
Sejumlah legislator Mitra yang turut hadir dalam pertemuan ini antara lain Fitria Asaha (Demokrat), Sabrina Sara Sumendap (PDIP), Vanda Stefani Rantung (Golkar), dan Billy Munaiseche. Mereka kompak mengawal agar proyek infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi segera terealisasi.