Pencarian

Polestar Dilarang Beredar di AS, Tesla Kena Gugatan FSD, dan Slate Rilis Pickup Listrik Rp400 Jutaan

Sabtu, 27 Juni 2026 • 14:09:01 WIB
Polestar Dilarang Beredar di AS, Tesla Kena Gugatan FSD, dan Slate Rilis Pickup Listrik Rp400 Jutaan
Polestar dilarang menjual mobil produksi China di AS akibat regulasi baru.

SULAWESI UTARA — Pekan ini industri kendaraan listrik global diguncang sejumlah keputusan kontroversial dan insiden serius. Polestar, merek premium asal Swedia yang dimiliki Geely China, menjadi korban pertama regulasi baru AS yang melarang kendaraan terhubung dari China. Keputusan ini dinilai banyak pihak sebagai preseden berbahaya karena Polestar memproduksi mobilnya di China dan Amerika Serikat secara bersamaan.

Langkah Tegas AS Ancam Ekspansi Polestar

Aturan yang disebut "Chinese connected vehicle rule" secara efektif memblokir penjualan Polestar 3 dan Polestar 4 yang diproduksi di China untuk pasar AS. Padahal Polestar sudah mulai membangun pabrik di South Carolina untuk memproduksi Polestar 3 secara lokal.

Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran bagi pabrikan lain yang bergantung pada rantai pasok China. Jika diperluas, aturan serupa bisa menghambat ekspansi merek seperti BYD, Nio, atau bahkan merek Eropa yang menggunakan komponen perangkat lunak asal China.

Tesla Digugat Dua Kali akibat Kecelakaan FSD

Tesla kembali menjadi sorotan setelah dua gugatan terpisah diajukan terkait sistem Full Self-Driving. Pertama, perusahaan digugat atas kecelakaan fatal di Texas yang menewaskan seorang perempuan berusia 76 tahun di rumahnya. Kedua, Tesla menyelesaikan gugatan lain di luar pengadilan terkait kecelakaan yang menewaskan pejalan kaki.

Kasus-kasus ini memperkuat pengawasan regulator terhadap klaim "self-driving" Tesla. Sistem FSD saat ini masih tergolong Level 2 yang mengharuskan pengemudi tetap siaga, namun nama dan pemasarannya kerap menimbulkan ekspektasi berlebihan di kalangan konsumen.

Slate Auto Rilis Pikap Listrik Rp400 Jutaan

Di tengah gempuran berita negatif, Slate Auto justru meluncurkan pikap listrik dengan harga paling agresif di kelasnya. Model dasar dibanderol mulai 24.950 dolar AS atau sekitar Rp399 juta dengan jarak tempuh 205 mil (330 km) dalam sekali pengisian.

Yang lebih menarik, Slate juga menawarkan varian khusus yang bisa ditekan di bawah 20.000 dolar AS atau Rp320 juta—namun hanya tersedia untuk kelompok pembeli tertentu. Strategi ini mirip dengan pendekatan Tesla di awal peluncuran Model 3 yang membatasi varian termurah untuk karyawan dan pemegang saham.

Lucid Kembali PHK Massal, Sunrun Gandeng Tesla

Produsen sedan mewah listrik Lucid Motors kembali melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 18 persen stafnya. Ini adalah PHK besar kedua dalam empat bulan terakhir, menandakan tekanan likuiditas yang masih membayangi startup kendaraan listrik.

Sementara itu, Tesla dan Sunrun mengumumkan kerja sama membangun pembangkit listrik virtual (virtual power plant) berkapasitas 16 GW untuk memasok data center. Langkah ini menunjukkan diversifikasi bisnis Tesla ke sektor energi yang kini mulai menghasilkan pendapatan signifikan.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks