SULAWESI UTARA — Bagi pengguna yang ingin melindungi akun dari peretasan, passkey kini menjadi standar emas keamanan. Teknologi ini menggunakan kunci kriptografi yang dibuat langsung oleh perangkat pengguna, bukan kata sandi yang mudah ditebak atau dicuri. Namun, masih banyak layanan besar yang belum memberikan opsi ini kepada penggunanya.
Apa Itu Passkey dan Mengapa Lebih Aman?
Passkey adalah metode login yang tidak mengharuskan pengguna mengingat kombinasi huruf dan angka. Kunci ini terikat secara unik pada perangkat (ponsel atau komputer) dan situs web tempat kunci itu dibuat.
Untuk mengakses akun, pengguna cukup menggunakan pemindai biometrik seperti Face ID, Touch ID, atau kunci keamanan fisik. Karena tidak ada kata sandi yang diketik, risiko phishing atau pencurian data oleh peretas menjadi jauh lebih kecil. “Keunggulan utama passkey adalah pengguna tidak perlu mengingat apa pun,” jelas Scott Helme, peneliti keamanan yang membuat situs whynopasskeys.com.
Daftar Hitam Perusahaan yang Belum Mendukung Passkey
Helme meluncurkan situs tersebut sebagai alat untuk menekan perusahaan agar segera mengadopsi teknologi ini. “Daftar adalah motivator yang sangat efektif. Tidak ada yang ingin namanya tercantum di daftar itu,” tulis Helme dalam blognya.
Berdasarkan data situs tersebut, satu dari empat aplikasi dan layanan besar belum mendukung passkey. Beberapa nama yang masuk daftar hitam antara lain Instagram, Netflix, dan Spotify. Sementara itu, perusahaan seperti Apple, Google, dan Microsoft sudah berada di sisi “baik” dan menyediakan opsi passkey bagi penggunanya.
Instagram: Bisa Diakses, Tapi dengan Syarat
Menariknya, pengguna sebenarnya bisa mengaktifkan passkey di Instagram, namun dengan catatan khusus. Fitur ini hanya bisa diaktifkan jika akun Instagram terhubung dengan akun Facebook yang sudah memiliki passkey.
Hingga berita ini diturunkan, Meta selaku induk perusahaan Instagram belum memberikan tanggapan mengapa Facebook dan WhatsApp sudah mendukung passkey, sementara Instagram belum. TechCrunch juga telah menghubungi Netflix dan Spotify untuk dimintai komentar, namun belum ada respons.
Dampak bagi Pengguna Indonesia
Bagi pengguna di Indonesia yang mulai sadar akan pentingnya keamanan digital, kondisi ini cukup mengkhawatirkan. Mengingat Instagram, Netflix, dan Spotify adalah tiga platform dengan jumlah pengguna aktif sangat besar di Tanah Air, absennya dukungan passkey membuat akun mereka lebih rentan terhadap serangan siber.
Pengguna disarankan untuk tetap mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) sebagai lapisan keamanan tambahan selama layanan-layanan tersebut belum menyediakan passkey. Namun, langkah paling efektif tetaplah menekan perusahaan penyedia layanan untuk segera mengadopsi standar keamanan terbaru ini.