Pencarian

Forkopimda Bitung Peringati Hari Lahir Pancasila di Lapangan Sam Ratulangi, Dandim Dewa Made DJ Soroti Living Ideology

Senin, 01 Juni 2026 • 14:38:56 WIB
Forkopimda Bitung Peringati Hari Lahir Pancasila di Lapangan Sam Ratulangi, Dandim Dewa Made DJ Soroti Living Ideology
Wakil Wali Kota Bitung pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Sam Ratulangi.

BITUNG — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila berlangsung khidmat di Lapangan Pemerintah Kota Bitung, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa. Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka bertindak sebagai inspektur upacara, didampingi jajaran Forkopimda termasuk Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Asops Guskamla Koarmada II Kolonel Laut (P) Dwi Herdian Saputra, Kapolsek Maesa AKP Tuegeh D. Darus, serta perwakilan Sathantai Kodaeral VIII.

Upacara ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Randito Maringka, saat membacakan pidato Kepala BPIP RI, menekankan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar simbol negara.

Randito: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor Toleransi

“Saya mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap toleransi, gotong royong, persatuan, dan keadilan sosial,” ujar Randito dalam sambutannya.

Ia juga menyoroti peran Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui diplomasi dan misi perdamaian PBB. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila mampu membentuk karakter generasi penerus yang membawa bangsa menuju masa depan lebih baik.

Dandim: Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Living Ideology

Letkol Inf Dewa Made DJ menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila harus dimaknai sebagai momentum refleksi. “Pancasila harus tetap menjadi ideologi yang hidup dan bekerja (living ideology) dalam keseharian masyarakat,” katanya.

Ia mencontohkan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah di Kota Bitung sebagai wujud nyata pengamalan nilai gotong royong dan persatuan. Menurut Dandim, kehadiran unsur TNI dan Pemkot Bitung dalam upacara ini mengirimkan pesan kuat bahwa aparat dan pemerintah daerah bersinergi penuh menjaga kedaulatan dan merawat kebhinekaan di Kota Cakalang.

  • Fakta Singkat:
  • Upacara dipimpin Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka selaku Irup
  • Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ ikut serta bersama Forkopimda
  • Tema 2026: “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”
  • Lokasi: Lapangan Pemkot Bitung, Kelurahan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa

Mengapa Living Ideology Penting bagi Bitung?

Dandim menekankan bahwa semangat gotong royong, toleransi, persatuan, dan cinta tanah air harus tertanam dalam diri masyarakat. “Sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan bangsa dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila,” pungkasnya.

Kehadiran unsur TNI, Polri, dan Pemkot Bitung dalam satu forum ini menjadi bukti bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci menjaga keutuhan NKRI, khususnya di wilayah pesisir seperti Bitung yang memiliki keragaman etnis dan agama.

Bagikan
Sumber: manadonews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks