MANADO — Sebanyak 18 pasangan atlet padel turun bertanding dalam turnamen perdana bertajuk Penas Padel Club Tournament di D’Sports Arena, Kota Manado. Ajang ini menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan olahraga padel secara lebih luas di Sulawesi Utara, sekaligus menjaring bibit atlet baru.
Turnamen Perdana Padel di Manado
Padel merupakan olahraga yang memadukan tenis dan squash, dimainkan di lapangan lebih kecil dengan dinding kaca di sekelilingnya. Di Manado, olahraga ini mulai digemari oleh berbagai kalangan, termasuk pegiat olahraga komunitas dan klub lokal.
Penas Padel Club Tournament diikuti oleh pasangan ganda yang berasal dari berbagai klub dan komunitas di Manado dan sekitarnya. Setiap pasangan bertanding dalam sistem gugur untuk memperebutkan gelar juara di kategori yang telah ditentukan.
Antusiasme Peserta dan Penonton
Suasana kompetisi berlangsung meriah sejak babak penyisihan. Para peserta menunjukkan kemampuan teknis dan strategi permainan yang cukup matang, meski padel tergolong baru di daerah ini. Penonton yang hadir di D’Sports Arena juga memberikan dukungan langsung kepada setiap pasangan yang bertanding.
Pertandingan berjalan dengan sistem yang ketat, di mana setiap poin diperebutkan secara sportif. Beberapa pertandingan berlangsung sengit dan harus ditentukan melalui tie-break di set penentuan.
Fakta Singkat Penas Padel Club Tournament
- Total peserta: 18 pasangan atlet padel dari berbagai klub.
- Lokasi: D’Sports Arena, Manado, Sulawesi Utara.
- Jenis turnamen: ganda, sistem gugur.
- Kategori: terbuka untuk umum dan anggota klub.
Dampak bagi Perkembangan Olahraga Padel di Sulut
Turnamen ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya ekosistem olahraga padel di Sulawesi Utara. Dengan adanya kompetisi resmi, para pemain memiliki wadah untuk mengasah kemampuan dan mengukur level permainan mereka.
Ke depan, Penas Padel Club Tournament direncanakan menjadi agenda rutin tahunan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga yang relatif baru di Indonesia ini.