Pencarian

IHSG Dibuka Merosot ke 6.584, Rupiah Terus Terperosok ke Rp 17.630, Investor Asia Kompak Jual

Senin, 18 Mei 2026 • 10:15:01 WIB
IHSG Dibuka Merosot ke 6.584, Rupiah Terus Terperosok ke Rp 17.630, Investor Asia Kompak Jual
IHSG dibuka turun signifikan ke level 6.584 di awal pekan perdagangan.

JAKARTA — Pekan baru dibuka dengan tekanan jual besar-besaran di bursa saham dalam negeri. IHSG langsung kehilangan 138,558 poin ke level 6.584,762, setelah pada sesi preopening sempat terpangkas 1,40 persen ke 6.628,976. Kondisi ini menandai awal pekan yang berat bagi investor ritel dan institusi di Tanah Air.

Di pasar valuta asing, rupiah belum mampu bangkit dari tekanan dolar AS. Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.00 WIB, rupiah melemah 33,00 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp 17.630 per dolar AS. Level ini menjadi salah satu yang terlemah dalam beberapa pekan terakhir.

Bukan Cuma Indonesia: Bursa Asia Kompak Merah

Tekanan jual tidak hanya terjadi di Jakarta. Mayoritas bursa Asia pagi ini juga bergerak negatif, mengindikasikan sentimen risk-off yang meluas di kawasan. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 1,02 persen ke 60.783,398, sementara Hang Seng Hong Kong turun 1,06 persen ke 25.688,230.

Indeks Straits Times Singapura ikut tertekan 0,32 persen ke 4.972,990. Satu-satunya yang masih bertahan hijau adalah indeks SSE Composite China yang menguat tipis 0,06 persen ke 4.137,790 — namun kenaikan itu nyaris tak berarti di tengah gelombang pelemahan regional.

Apa yang Membebani Pasar?

Para analis menilai pelemahan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap data ekonomi global yang masih suram, ditambah ketidakpastian arah suku bunga acuan bank sentral AS. Kombinasi itu membuat dolar AS kembali perkasa dan aset berisiko seperti saham serta mata uang emerging market ditinggalkan.

Bagi investor ritel Indonesia, situasi ini menjadi pengingat bahwa volatilitas masih tinggi. IHSG yang sempat menunjukkan pemulihan kini kembali tertekan, sementara rupiah terus menguji level psikologis baru. Belum ada sinyal intervensi dari Bank Indonesia yang disampaikan pagi ini, namun pelaku pasar menunggu langkah stabilisasi jika pelemahan berlanjut.

Bagikan
Sumber: kumparan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks